Luas Tanam Padi Musi Rawas Terus Digenjot, Target 31.932 Hektare Hingga September 2026

Petani padi di Desa Air Satan Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas (Mura)--

KORANLINGGAUPOS.ID - Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Mura) terus mendorong peningkatan luas tanam padi guna mencapai target produksi pangan daerah. Hingga saat ini, luasan baku sawah di Kabupaten Musi Rawas tercatat mencapai 14.969 hektare.

KEPALA Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Musi Rawas, Dr. Ir. Hayatun Nofrida, M.P melalui Kabid Produksi Tanaman Pangan Sonny Dante, mengungkapkan hingga saat ini realisasi tanam di bulan Oktober 2025 hingga April 2026, realisasi luas tanam telah mencapai 8.208 hektare. 

“Target kita untuk periode Oktober 2025 hingga September 2026 adalah luas tanam mencapai 31.932 hektare,” ujar Sonny Dante saat ditemui di ruang kerjanya oleh KORANLINGGAUPOS.ID, Selasa 7 April 2026.

Ia menjelaskan, untuk bulan April 2026 ini saja yang sudah tanam ada 182 hektare padi sawah dan 8 hektare padi ladang (padi gogo).  Pemerintah daerah pun terus mendorong percepatan tanam hingga bulan Oktober mendatang agar target dapat tercapai.

 

Menurutnya, Kecamatan Sumber Harta menjadi wilayah dengan luas tanam paling tinggi di bulan april imi. Sementara di kecamatan lain, sebagian petani masih dalam tahap panen dan ada pula yang sedang melakukan pengolahan lahan pascapanen.

 

“Untuk kendala, sejauh ini tidak ada hambatan berarti di lapangan. Kita harapkan pada bulan Mei ini sebagian besar bisa tanam semuanya,” tambahnya.

 

Meski demikian, ia mengakui adanya tantangan terkait penurunan luas lahan pertanian. Hal ini tidak hanya disebabkan oleh alih fungsi lahan, tetapi juga karena adanya lahan yang tidak lagi digarap serta keterbatasan sumber air, khususnya pada sawah tadah hujan.

 

Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, lanjutnya, terus melakukan pengawasan terhadap potensi alih fungsi lahan. Jika ditemukan pelanggaran, akan segera dilaporkan dan ditindaklanjuti bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

 

“Secara visual jika ada perubahan fungsi lahan, kita cepat melaporkan. Bahkan sudah beberapa kali dilakukan penindakan oleh Satpol PP,” tegasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan