Pembegal Sasar Tukang Ojek, Waspadai Modusnya
Tim Polres Muara Enim melihat hasil rontgen korban Juanda di RS BAM Tanjung Enim. -Foto: Dok. SUMEKS-
MUARAENIM, KORANLINGGAUPOS.ID - Seorang tukang ojek bernama Juanda (54) mengalami nasib tragis setelah menjadi korban pencurian dengan kekerasan setelah diserang oleh penumpannya sendiri.
Akibat kejadian itu warga Jalan Simpang Bedeng Obak Kr Tinah, Kelurahan Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim ini, mengalami luka tembak pada bagian dada sebelah kanan.
Peristiwa itu dialami korban di Jalan Talang Kelapa Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Minggu 5 April 2026, pukul 18.30 WIB.
Dilansir dari sumeks.disway.id, Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kasi Humas AKP RTM Situmorang, mengatakan kejadian itu berawal saat korban sedang mencari penumpang kawasan Bedeng Kaca Tanjung Enim.
"Korban tersebut berprofesi sebagai tukang ojek," jelas AKP RTM Situmorang, Senin 4 April 2026.
Saat melintas di kawasan tersebut, kata dia, pelaku memanggil korban untuk meminta diantar ke Perumahan Talang Kelapa, Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim.
Setibanya di perumahan yang dituju pelaku meminta korban terus maju sampai di area kebun karet.
Setelah berhenti, pelaku menanyakan berapa ongkos ojek dan dijawab oleh korban Rp40 ribu.
Tidak lama kemudian pelaku membuka tas langsung mengeluarkan senjata api dan menarik paksa kunci kontak motor.
Namun korban melakukan perlawanan sehingga pelaku langsung menembakan 1 kali dan mengenai dada sebelah kanan sehingga korban langsung ambruk dan berlari menyelamatkan diri masuk ke kebun karet.
"Setelah menembak korban, pelaku pun langsung melarikan sepeda motor milik korban. Sedangkan korban berlari hingga sampai ke jalan raya dan melihat bus antar jemput karyawan meminta pertolongan dan menghibungi anaknya," jelasnya.
Tak lama berselang, anak korban langsung menjemput korban dan dilarikan ke RS BAM Tanjung Enim untuk mendapatkan pertolongan medis. Atas kejadian melapor kejadian tersebut ke Polres Muara Enim untuk di tindak lanjuti.