Buntut Keluhan Pasien Terhadap Attitude Oknum Perawat, Dinkes Lubuk Linggau Bakal Lakukan ini
Wali Kota Lubuk Linggau H Rachmat Hidayat didampingi Kepala Dinkes Lubuk Linggau Dr Marlinda Sari dan Direktur RSUD Siti Aisyah dr Ravico Dwi Siregar dalam pertemuan di RSUD Siti Aisyah, Senin 6 April 2026.-Foto: FB Relawan Rachmat Hidayat. -
KORANLINGGAUPOS.ID-Pasca adanya kejadian oknum perawat memberikan teguran pada keluarga pasien dengan intonasi agak tinggi, Jumat siang 3 April 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lubuk Linggau lakukan upaya pelatihan.
Kepala Dinkes Kota Lubuk Linggau, Marlinda Sari saat dibincangi KORANLINGGAUPOS.ID mengungkapkan, pihaknya akan mendatangkan trainer dari Yogyakarta, memberikan pelatihan ke para Nakes khususnya perawat.
"Dulu kita memang sudah pernah kerja sama. Tadi saya koordinasi lagi, dan kedepan kita akan lakukan pelatihan lagi. Tinggal kita sesuaikan dengan kemampuan anggaran kita. Karena idealnya itu ada 4 kelas. Kita lihat, kita bisa berapa kelas dulu, nanti dilanjutkan," ungkap Marlinda.
Terkait kejadian tersebut, sebelum Wali Kota Lubuk Linggau turun ke RSUD Siti Aisyah ia mengaku sudah memanggil perawat yang bersangkutan, petugas kebersihan serta direktur rumah sakit.
BACA JUGA:Beredar Kabar Bidan dan Perawat PPPK Paruh Waktu Keluhkan Gaji, Begini Respon Bagian Keuangan RSUD
"Saya sudah panggil semua, saya minta mereka jelaskan kronologisnya seperti apa dan sudah lakukan pembinaan. Kedepan kita harap tidak ada lagi kejadian seperti ini," harapnya.
Sebelumnya diberitakan, Keluarga Pasien Rumah Sakit Siti Aisyah (RSSA) Kota Lubuk Linggau mengeluhkan layanan tenaga kesehatan (nakes) dalam hal ini oknum perawat.
Setidaknya ada 2 hal yang membuat keluarga pasien speak up di media sosial (Medsos) Akun Detik Sumsel 5 April 2026 lalu.
Dalam video berdurasi lebih dari 9 menit ini, Maya sebagai anak dari pasien Mardiana menjelaskan ibunya dirawat di Ruang Al Amin RSSA Kota Lubuk Linggau belum lama ini.
BACA JUGA:Soal Keluhan Keluarga Pasien RSUD Siti Aisyah, ini Tanggapan Wali Kota Lubuk Linggau
Mereka adalah warga Kelurahan Taba Pingin, Kecamatan Lubuk Linggau Selatan 2, Kota Lubuk Linggau, Sumsel.
Maya menjelaskan, keluhannya berawal saat ia masih menemani sang ibu yang dirawat di RSUD Siti Aisyah pada Jumat siang 3 April 2026. Sang ibu baru pulang 4 April 2026.