Dukung Program MBG, BGN Rencanakan Pengadaan 25.644 Motor Listrik

Pengadaan motor listrik direncanakan dalam anggaran tahun 2025 sebagai bagian dari dukungan operasional Program MBG, khususnya untuk menunjang mobilitas Kasatpel Pemenuhan Gizi. -Foto: Dok. BGN-

KORANLINGGAUPOS.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan penjelasan komprehensif terkait beredarnya video sepeda motor berlogo BGN yang viral di media sosial. 

Klarifikasi ini sekaligus menegaskan komitmen transparansi serta akuntabilitas dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dilansir dari laman BGN, Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa pengadaan motor listrik tersebut merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025, bukan program baru yang muncul secara tiba-tiba.

"Pengadaan motor listrik ini sudah direncanakan dalam anggaran tahun 2025 sebagai bagian dari dukungan operasional Program MBG, khususnya untuk menunjang mobilitas Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi," jelas Dadan, Selasa 7 April 2026.

BACA JUGA:Ini Sanksi Bagi Driver Mobil Ompreng MBG yang Berhamburan di Lubuk Linggau

BACA JUGA:Kejati Sumsel Geledah KSOP, Sita Uang Ratusan Juta, Emas Hingga Harley-Davidson

Dadan menjelaskan, meskipun masuk dalam anggaran 2025, realisasi pengadaan secara administratif dan keuangan berlangsung pada tahun 2026. 

Hal ini disebabkan proses akhir anggaran yang telah melalui mekanisme resmi pemerintah.

“Pada akhir tahun 2025, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) telah mengajukan SPM sehingga anggarannya masuk dalam RPATA atau Rekening Penampungan Akhir Tahun Anggaran. Mekanisme ini sesuai PMK 84 Tahun 2025, di mana pembayaran dilakukan dalam dua tahap: termin 1 atas terselesaikannya 60% unit dan termin 2 untuk penyelesaian hingga 100% unit,” jelas Dadan.

Dadan menambahkan, hingga akhir masa pemberian kesempatan pada 20 Maret 2026, penyedia hanya sanggup menyelesaikan 85,01% atau sebanyak 21.801 unit dari 25.644 unit yang dikontrakkan. 

BACA JUGA:Fiks, Mulai 30 Maret 2026 MBG Disalurkan 5 Hari Per Pekan

BACA JUGA:Benarkah Penyaluran MBG Dikurangi jadi 5 Kali Seminggu, Begini Penjelasan BGN

“Sisa dana yang telah ditampung dikembalikan ke kas negara dengan penihilan RPATA bersamaan dengan pembayaran tahap 2,” jelasnya.

Secara total, realisasi pengadaan motor listrik mencapai 21.801 unit dari rencana awal 25.644 unit. Dadan juga menegaskan bahwa informasi yang menyebut jumlah mencapai 70.000 unit adalah tidak benar.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan