Bulog Lubuk Linggau Pastikan Harga Beras SPHP Tetap, Stok Aman
Kepala Cabang Bulog Lubuk Linggau, Muklis Afandi--
MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID - Perum Bulog Cabang Lubuk Linggau pastikan, harga beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga saat ini tidak mengalami kenaikan.
Kepala Cabang Bulog Lubuk Linggau, Muklis Afandi, menyampaikan harga beras SPHP masih mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni, Rp12.500 per kilogram.
“Untuk harga beras SPHP tidak ada kenaikan, masih tetap sesuai HET yaitu Rp12.500,” ungkapnya.
Selain memastikan kestabilan harga, Bulog juga menjamin ketersediaan stok beras dalam kondisi aman. Saat ini, stok beras yang tersimpan di gudang Bulog Cabang Lubuk Linggau mencapai sekitar 2.000 ton.
BACA JUGA:Stok Beras Bulog Melimpah, Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying
BACA JUGA:Gerakan Pangan Murah Polri Diserbu Warga, Ibu-Ibu Datang Sejak Pagi di Bulog Lubuk Linggau
“Stok kita aman, ada kurang lebih 2.000 ton beras di gudang,” tambahnya.
Muklis juga menjelaskan secara nasional, cadangan beras yang dikelola Bulog saat ini mencapai sekitar 5 juta ton. Dengan ketersediaan stok yang besar itu, Bulog memastikan distribusi beras tetap berjalan lancar ke berbagai daerah, sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat untuk merasa khawatir terhadap potensi kelangkaan.
Di sisi lain, Bulog terus mengoptimalkan penyerapan gabah dari petani sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan stok sekaligus mendukung kesejahteraan petani. Muklis menyebutkan bahwa Kabupaten Musi Rawas menjadi salah satu daerah dengan kontribusi serapan gabah terbesar di wilayah Musi Rawas, Lubuk Linggau, hingga Musi Rawas Utara (MLM). Hal ini menunjukkan peran strategis Musi Rawas sebagai lumbung pangan yang turut menopang kebutuhan beras di kawasan tersebut.
Menurutnya, penyerapan gabah yang maksimal tidak hanya menjaga stok tetap aman, tetapi juga membantu menjaga harga gabah di tingkat petani agar tetap stabil.
BACA JUGA:PPL di Musi Rawas Ajak Petani Jual Hasil Jagung ke Bulog
BACA JUGA:Kabar Baik, Mulai 26 Januari Bulog Kembali Beli Gabah Petani
Dengan kondisi stok yang melimpah serta distribusi yang terkendali, Muklis kembali mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian beras secara berlebihan atau panic buying. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut justru dapat memicu gangguan di pasar.
“Kami mengimbau masyarakat tidak panic buying karena stok beras Bulog aman dan harga tetap stabil,” tegasnya.