Pilih Wuling Eksion EV atau PHEV? Ini Perbedaan dan Keunggulan Lengkapnya
Wuling Eksion disebut siap menjadi penantang serius di segmen SUV keluarga masa depan.--
KORANLINGGAUPOS.ID - Pasar SUV keluarga di Indonesia kembali panas setelah Wuling Eksion resmi meluncur pada 22 April 2026.
Menariknya, SUV 7-seater terbaru ini langsung hadir dalam dua pilihan teknologi sekaligus: EV (mobil listrik murni) dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).
Kehadiran dua varian berbeda ini langsung memicu rasa penasaran calon pembeli. Banyak yang mulai bertanya, lebih worth it pilih Wuling Eksion EV atau justru PHEV?
Dengan desain modern, fitur melimpah, kabin luas, hingga teknologi ADAS Level 2, Wuling Eksion disebut siap menjadi penantang serius di segmen SUV keluarga masa depan.
Desain Futuristik dan Kabin 7-Seater Super Lega
Wuling Eksion dibangun menggunakan platform WFMS (Wuling Family Modular System) yang juga digunakan pada lini kendaraan modern Wuling lainnya.
BACA JUGA:Harga Segini Dapat SUV Selengkap Ini? Wuling Starlight 560 Jadi Sorotan
BACA JUGA:Coming Soon Wuling Darion Hybrid dan Wuling New Alves
SUV ini hadir dengan tampilan maskulin dan futuristik yang langsung mencuri perhatian di jalan.
Dimensinya juga tergolong besar untuk kelas medium SUV dengan panjang 4.745 mm dan lebar 1.850 mm. Ukuran tersebut membuat kabin terasa lebih lega, termasuk untuk penumpang di baris ketiga.
Dengan konfigurasi 7-seater, Wuling Eksion dirancang untuk kebutuhan keluarga modern yang membutuhkan kenyamanan sekaligus fleksibilitas dalam perjalanan jauh maupun aktivitas harian.
Wuling Eksion EV vs PHEV, Apa Bedanya?
Perbedaan paling besar tentu ada pada sistem penggeraknya.
Wuling Eksion EV menggunakan motor listrik penuh tanpa mesin bensin sehingga menghasilkan pengalaman berkendara senyap dan bebas emisi.
Sementara Wuling Eksion PHEV mengombinasikan mesin bensin 1.500 cc dengan motor listrik untuk memberikan fleksibilitas jarak tempuh lebih jauh.