Bayi Kalian Ngorok Bikin Cemas ? Ini Penjelasannya

Suara ngorok pada bayi biasanya hilang ketika saluran pernapasannya telah berkembang sempurna--

KORANLINGGAUPOS.ID - Bayi baru lahir sudah ngorok ? Tenang ya bunda, ini kondisi yang normal terjadi. 

Namun, harus tetap waspada, karena ini bisa menjadi tanda ia mengalami gangguan kesehatan bila terjadi secara terus-menerus atau suara ngorok terdengar sangat keras.

Bayi baru lahir yang sedang tidur biasanya bernapas sambil mengeluarkan suara atau dengkuran. Hal ini karena saluran pernapasannya masih sempit dan berisi banyak lendir. 

Suara ngorok pada bayi biasanya hilang ketika saluran pernapasannya telah berkembang sempurna dan ia sudah mampu menelan ludah.

BACA JUGA:Tak Hanya Bayi dan Ibu Hamil, Ada 6 Layanan Terintegrasi di Posyandu. Ini Penjelasan Kadinkes Lubuk Linggau

BACA JUGA:Gubernur Sumsel Resmikan RS AR Bunda Assalaam Lahat, Bangga Ada Layanan Unggulan Bayi Tabung dan MCU

Dikutip dari alodokter, meski umumnya normal dan tidak membahayakan, bayi yang sering ngorok dan tidur dengan mulut terbuka bisa disebabkan oleh beberapa gangguan.

Bayi mengorok atau mendengkur umumnya terjadi karena hidungnya tersumbat. Ada berbagai penyebab hidung tersumbat, tetapi paling sering biasanya akibat pilek dan alergi. Jika disebabkan oleh pilek, Bunda bisa menggunakan obat tetes garam yang diresepkan dokter untuk meredakan hidung tersumbat dan dengkuran pada bayi.

Bila penyebab hidung tersumbat akibat alergi, misalnya alergi debu, bulu hewan peliharaan, serbuk sari, atau asap, Bunda juga disarankan untuk membawa Si kecil ke dokter agar bisa diberikan obat alergi yang cocok.

Kelebihan berat badan juga bisa menjadi penyebab bayi ngorok. Ini terjadi karena jaringan lemak di leher bisa menekan tenggorokan bayi saat tidur. Tekanan ini bisa menyebabkan penyempitan jalan napas hingga memicu dengkuran saat tidur.

BACA JUGA:Waspada, Ini Tanda Bayi Kalian Kekurangan ASI

BACA JUGA:Bayi Bisa Kena Gerd atau Asam Lambung, Ini Gejala dan Cara Penanganannya

Radang amandel juga termasuk penyebab ngorok pada bayi dan anak-anak yang cukup sering terjadi. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh infeksi virus, tetapi juga bisa karena infeksi bakteri.

Selain ngorok saat tidur, gejala radang amandel pada bayi bisa berupa meningkatnya produksi air liur, bayi tidak mau menyusu, demam, dan rewel karena kesakitan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan