Banyak Desa Blank Spot jadi Penghambat Ground Check

Banyak kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan ground check, salah satunya petugas pendamping sedikit hanya 24 orang. -Foto: Dokumen Linggau Pos-

KORANLINGGAUPOS.ID - Koordinator Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Deki Ardianto membenarkan bahwa capaian ground check peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN) APBN Muratara baru terealisasi capai 31,16 persen.

"Dari target 7.749 jiwa, yang sudah didata sebanyak 2.445 jiwa atau baru 31,16 persen," katanya kepada KORANLINGGAUPOS.ID.

Menurunnya banyak kendala yang dihadapi saat pelaksanaan ground check di samping karena jumlah petugas pendamping sedikit hanya 24 orang. Kemudian faktor alam yaitu bencana banjir.

Pada tanggal 7 Mei 2026 banjir, pada saat banjir tidak bisa melaksanakan ground check.  "Sekitar satu minggu kita tidak bisa melaksanakan ground check karena terdampak banjir," tambahnya.

BACA JUGA:Capaian Ground Check PBI JKN di Muratara Masih Rendah, Baru Realisasi 2.445 jiwa

BACA JUGA:3 Stasiun Sediakan Fasilitas Playground, Salah Satunya Stasiun Lubuk Linggau

Membuat laporan ground check secara online di aplikasi. Namun demikian ketika di desa yang blank spot atau tidak ada sinyal diatasi dengan membuat laporan secara offline, nanti setelah di rumah baru dilaporkan secara online.

"Memang bisa membuat laporan manual secara offline tapi nanti setelah di rumah kita buat laporan online. Jadi dua kali gawe (kerja) di lapangan buat laporan manual di rumah digaweke lagi untuk melapor secara online. Ini juga salah satu faktor penyebab lambannya menyelesaikan ground check," jelasnya.

Ia menambahkan, kalau di lapangan ada sinyal bisa langsung buat laporan online. Ia mengaku belum tahu apakah waktu pelaksanaan ground check akan diperpanjang atau tidak. "Kalau berdasarkan tugas hingga tanggal 31 Mei 2026. Kami belum tahu kelanjutannya," tambahnya.

Diketahui bahwa yang dilakukan ground check merupakan peserta BPJS Kesehatan PBI JKN yang dinonaktifkan oleh Pemerintah pusat.

BACA JUGA:Ground Check PBI Jaminan Kesehatan Diperpanjang Hingga 31 Mei 2026

BACA JUGA:BPS Musi Rawas Gencarkan Ground Check Tahap II Sudah 80 Persen

Berdasarkan data Dinas Sosial (Dinsos) Muratara, jumlah warga Muratara peserta BPJS-Kesehatan penerima PBI JK APBN yang dinonaktifkan sekitar 16 ribu.

Ground check dibagi 2 kelompok pertama peserta BPJS Kesehatan PBI JKN yang menderita penyakit berat atau penyakit menahun yang rutin berubat setiap bulan jumlahnya sebanyak 153 orang. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan