Kata Zain, video informasi yang akan dipersiapkan oleh Kemenag itu adalah video tentang keselamatan selama penerbangan, video manasik, video informasi tentang akomodasi, konsumsi dan transportasi selama di Arab Saudi dan video informasi tentang kesehatan.
BACA JUGA:Tahap Pelunasan Melalui Virtual Account Jemaah Haji, Segini Jumlah Besarannya
BACA JUGA:Aturan Baru 2025, Keberangkatan Haji Diprioritaskan Bagi Mereka yang Belum Pernah Haji
Rudy Lumingkewas selaku Direktur Utama Lion Air menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Agama RI serta masyarakat atas kepercayaan yang diberikan untuk turut serta dalam menyediakan layanan ibadah haji yang terbaik.
Kata Rudy Lumingkewas, PKS transportasi udara Lion Air dengan Kemenag untuk jemaah haji reguler ini menjadi momen penting bagi pihak Lion Air.
Penandatanganan PKS ini menandai langkah penting dalam memastikan kelancaran perjalanan ibadah haji bagi jemaah Indonesia antara Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Republik Indonesia dan PT Lion Mentari Airlines.
Rudy Lumingkewas memperkirakan Lion Air akan mengangkut 11.762 jemaah haji, dengan rincian 6.293 jemaah dari Embarkasi Padang dan 5.469 jemaah dari Embarkasi Banjarmasin.
BACA JUGA:Biaya Haji Embarkasi Palembang Tahun 2025 Rp 54.411.751
BACA JUGA:Cek Nama Anda! Daftar Jemaah Haji Reguler 2025 Resmi Diumumkan
Rudy Lumingkewas memastikan Lion Air mempersiapkan empat armada pesawat berbadan lebar generasi modern dan berusia muda (rata-rata 5 – 7 tahun), yaitu Airbus 330-300CEO dan Airbus 330-900NEO, dengan kapasitas 436 kursi dilengkapi dengan fitur kenyamanan terbaik, termasuk kabin yang luas, serta kursi ergonomis yang dirancang untuk memastikan kenyamanan selama penerbangan jarak jauh dari Indonesia ke Jeddah dan sebaliknya.
Bahkan, jelas Rudy Lumingkewas, Lion Air telah mempersiapkan kru pesawat yang profesional, termasuk pilot, awak kabin, dan teknisi, yang telah menjalani pelatihan ketat sesuai standar operasional prosedur (SOP) penerbangan haji.
Bahkan, imbuh dia, makanan dan minuman selama penerbangan juga telah dipersiapkan dengan memperhatikan aspek nutrisi dan preferensi jemaah haji tahun 2025 agar bisa beribadah lebih aman, nyaman dan lancar.