Jelang Ramadhan, BPOM dan MUI Lubuk Linggau Instruksikan ini ke Pedagang Takjil

Senin 24 Feb 2025 - 23:09 WIB
Reporter : RIENA FITRIANI MARIS
Editor : SULIS

KORANLINGGAUPOS.ID - Memastikan makanan yang beredar aman dikonsumsi, Loka POM di Kota Lubuklinggau akan melaksanakan kegiatan Intensifikasi Pengawas Pangan. Kegiatan ini dilaksanakan, nenjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H/2025 M. 

Kegiatan intensifikasi ini ungkap Kepala Loka POM di Kota Lubuklinggau, Ronny Syafri, M.Si., Apt. dimulai pada  24 Februari 2025 hingga 1 minggu setelah Idul Fitri.

Kegiatan ini terdiri dari pemeriksaan terhadap sarana yang melakukan penjualan offline maupun melalui e-commerce (online).

"Pemeriksaan dilakukan terhadap sarana distribusi pangan yaitu yang bertindak sebagai importir, distributor, grosir, toko, supermarket, hypermarket, pasar tradisional dan pembuat/penjual parcel," ungkapnya. 

BACA JUGA:Tips Budget Listrik Aman Selama Ramadan, Catat Meter Listrik Pascabayar dan Dapatkan Estimasi Tagihan

BACA JUGA:Jelang Ramadan, YBM PLN UP3 Lahat Tuntaskan Program Senyum Sehat untuk Masa Depan Anak Indonesia

Selain itu, pengawasan juga dilakukan terhadap pangan berbuka puasa yang dijual di pasar tradisional atau pasar beduk hingga pusat penjualan takjil lainnya.  

Namun tentunya, dengan mempertimbangkan ketersediaan sumber daya yang ada.

"Untuk pengawasan takjil, biasanya kita menggunakan mobil laboratorium keliling Loka POM di Kota Lubuklinggau. Petugas kami akan melakukan sampling dan pengujian setempat," jelasnya.

Tidak hanya itu tegasnya, para pedagang juga diberikan edukasi terkait keamanan pangan. 

BACA JUGA:3 Rekomendasi HP 2 Jutaan Menjelang Ramadan 2025

BACA JUGA:Kerja Tak Harus di Kantor! Ini 5 Kriteria Pegawai ASN Boleh FWA Saat Bulan Ramadan 2025

"Dari hasil pemeriksaan sebelumnya masih ditemukan adanya makanan yang berasal dari olahan mie basah mengandung formalin. Diharapkan pedagang semakin sadar akan bahaya formalin dan tidak lagi menjual segala jenis makanan dari olahan mie basah. Kami sarankan untuk menggunakan mie kering sebagai bahan bakunya," tegasnya. 

Sementara Ketua MUI Kota Lubuk Linggau terpilih, HM Asri menegaskan sertifikat halal menjadi salah satu prioritas pihaknya kedepan. 

Meskipun diakui Asri saat dibincangi KORANLINGGAUPOS.ID, Senin 24 Februari 2025 saat ini sudah banyak pelaku UMKM di Lubuk Linggau yang sudah mengantongi sertifikat halal.

Kategori :