AI-like, Siapa Takut?

Kamis 15 May 2025 - 21:07 WIB
Reporter : SUSYANTO TUNUT
Editor : SULIS

False Positive

Tulisan manusia bisa disangka AI (terutama kalau rapi dan netral)

False Negative

Tulisan AI bisa lolos (kalau diedit manual, atau ditulis dengan prompt kreatif)

Bahasa Non-Inggris

AI detector banyak gagal saat mengecek teks dalam bahasa selain Inggris

Pengaruh Paraphrasing

Hasil AI yang diedit sedikit bisa langsung lolos deteksi

Konten Generik

Topik-topik umum (climate change, media sosial) lebih mudah “ditebak” AI-like

BACA JUGA:OPINI Integritas dari Hati Keluarga Sebagai Pondasi Pencegahan Anti Korupsi

BACA JUGA:Opini : Urusan Kebudayaan yang Terpinggirkan - Hidup Segan Mati Tak Mau

2. Struktur Kalimat dan Keberulangan,

Struktur kalimat merujuk pada cara kata, frasa, dan klausa disusun untuk membentuk sebuah kalimat yang bermakna.Dalam analisis deteksi teks (manusia vs mesin), struktur kalimat yang diamati meliputi: (1) Kompleksitas sintaksis: sederhana, majemuk, kompleks, atau campuran?; (2) Variasi panjang kalimat: apakah panjang pendek kalimat bervariasi alami?; dan (3) Penggunaan konektor logis: seperti "namun", "sebaliknya", "meskipun".

Keberulangan (redundancy) mengacu pada pola berulang dalam teks, baik dalam: struktur kalimat, pemilihan kata, dan urutan argumen atau gaya berpikir.Teks LLM (seperti ChatGPT, GPT-4) cenderung lebih konsisten — artinya, model sering mengulang pola kalimat yang mirip satu sama lain, bahkan tanpa sengaja.

Contoh Teks Manusia:

Kategori :

Terkait

Kamis 15 May 2025 - 21:07 WIB

AI-like, Siapa Takut?