LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID - Sebagai orang tua, kita dituntut peka terhadap kondisi kesehatan ana. Kita harus tahu, ketika kondisi tubuh pada anak sedang tidak baik-baik saja.
Salah satunya yang sering terlewat, gejala penyakit kanker pada anak. Untuk itu kita wajib mengenali gejala kanker pada anak sejak dini. Tujuannya, agar bisa segera diketahui dan ditangani dengan baik.
Dikutip dari alodokter, kanker pada anak terkadang sulit dikenali karena bisa mirip dengan gejala penyakit lainnya.
Ada beberapa jenis kanker yang umum menyerang anak, di antaranya leukemia, kanker otak, neuroblastoma, limfoma, tumor Wilms, kanker tulang, dan retinoblastoma. Masing-masing kanker memiliki kekhasan tersendiri, tetapi ada gejala umum yang bisa dikenali.
BACA JUGA:Kasus Kanker Serviks di Indonesia Masih Tinggi, Tak Mau Deteksi Dini Salah Satu Penyebabnya
BACA JUGA:Kanker Pada Anak Bisa Disembuhkan
Berikut beberapa tanda kanker pada anak yang paling umum terlihat.
Pertama, muncul benjolan pada bagian tubuh tertentu. Ini tanda kanker pada anak yang paling umum. Tanda kanker pada anak ini bisa muncul di bagian tubuh manapun, seperti leher, dada, ketiak, perut, atau panggul.
Berbeda dengan benjolan yang terjadi karena benjol akibat cedera, benjolan tumor atau kanker umumnya bisa menetap hingga berbulan-bulan atau bahkan semakin besar ukurannya. Benjolan ini bisa terasa keras, kenyal, maupun disertai nyeri. Namun, terkadang benjolan juga bisa muncul tanpa nyeri.
Gejala umum lainnya, ada demam yang tak kunjung mereda. Demam biasa akibat infeksi virus seperti pada penyakit ISPA atau flu biasanya bisa mereda sendiri dalam waktu sekitar 3–4 hari. Sementara itu, demam akibat kanker bisa bertahan lebih lama dan terjadi berulang kali. Berbeda dengan demam karena flu, demam akibat kanker ini juga cenderung sulit diatasi dengan obat-obatan dan tidak jelas faktor pencetusnya.
BACA JUGA:Waduh, Masih Muda Sudah Kena Kanker Payudara. Ini Cara Pencegahannya
BACA JUGA:Gejala Kanker Darah yang Harus Diwaspadai
Ketika anak mengalami demam yang tak kunjung mereda setelah lebih dari 10–21 hari, hal ini patut dicurigai sebagai salah satu tanda kanker pada anak. Namun, tak hanya karena kanker, demam berkepanjangan pada anak juga bisa disebabkan oleh hal lainnya, seperti infeksi bakteri atau virus tertentu dan penyakit autoimun.
Ketiga mudah memar meski ia tidak mengalami cedera atau benturan. Selain memar, tanda kanker pada anak juga bisa berupa seringnya terjadi perdarahan, mimisan, gusi berdarah, serta BAB atau pipis berdarah tanpa penyebab yang jelas.
Sering sakit kepala, terutama terjadi di pagi hari dan disertai muntah. Tidak hanya sekali, sakit kepala dapat muncul berulang kali dan semakin parah sampai menghambat aktivitas Si Kecil.