Warga Musi Rawas Diserang Beruang, Kapolres Beri Atensi Ini

Minggu 17 May 2026 - 22:12 WIB
Reporter : RIENA FITRIANI MARIS
Editor : RIENA FITRIANI MARIS

MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID – Naas dialami Junaidi (47), warga Dusun I Desa Ciptodadi I, Kecamatan Sukakarya.

Ia jadi korban serangan ganas seekor beruang liar pada saat sedang berada di kawasan perkebunan di Dusun Kertayasa, Desa Ciptodadi I, Kecamatan Sukakarya.

Akibat ia mengalami sejumlah luka di tubuhnya, dan saat ini sudah menjalani perawatan intensif oleh tim medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Sobirin.

Adanya kejadian ini, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, berikan instruksi tegas serta imbauan kepada seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Sukakarya dan sekitarnya.

BACA JUGA:Warga OKU Diserang Beruang di Kebun Karet, Begini Kondisinya

BACA JUGA:Mengerikan, Petani di Musi Rawas Luka Serius Usai Diserang Beruang

"Kami mengimbau masyarakat, terutama para petani yang beraktivitas di dekat kawasan hutan atau perkebunan rawan, untuk meningkatkan kewaspadaan. Saat pergi ke kebun, usahakan untuk tidak sendirian. Sebisa mungkin berkelompok dan hindari beraktivitas hingga larut malam atau terlalu pagi saat kondisi masih gelap," tegas AKBP Agung Adhitya Prananta.

Selain itu, Kapolres juga menekankan beberapa poin penting. Pertama jangan bertindak sendiri. Jika melihat keberadaan atau tanda-tanda satwa liar seperti jejak kaki atau cakaran beruang. Segera menjauh dan jangan mencoba untuk mendekati, memprovokasi, apalagi memburunya sendirian.

Kedua segera melapor setiap kemunculan satwa liar kepada aparat desa, Bhabinkamtibmas, atau pihak berwenang seperti BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) agar dapat dilakukan tindakan penanganan yang tepat dan aman.

Pihak Polres Mura melalui Polsek Jayaloka akan meningkatkan patroli dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengantisipasi agar konflik antara manusia dan satwa liar ini tidak kembali memakan korban. 

Kategori :