Petani di Musi Rawas Jarang Jual Gabah, Pemilik Penggilingan Padi Giling Padi Hasil Tanaman Sendiri

Salah seorang buruh pengillingan padi di Desa G Mataram, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas sedang menjemur padi - FOTO : Gilang Andika-

MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID – Usaha penggilingan padi milik warga Desa G Mataram, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas (Mura), kebanyakan melakukan aktivitas untuk padi dari hasil penen sendiri

Saat dibincangi KORANLINGGAUPOS.ID, Kamis 20 Februari 2025, salah seorang pemilik usaha penggilingan padi, Rasiman mengatakan jika usaha penggilingan padi milikinya hanya melayani penggilingan padi hasil dari pertanian sendiri.

“Hal ini sudah dilakukan sejak pertama kali membuka usaha penggilingan padi. Karena rata-rata masyarakat di Kabupaten Mura, tidak ada yang menjual hasil padi berupa gabah,” ungkap Rasiman.

Otomatis cara yang dilakukan, yaitu dengan menggiling hasil padi sendiri, atau melakukan kerja sama dengan petani sekitar.

BACA JUGA:Berbagai Upaya Dilakukan DTPHP Musi Rawas Untuk Meningkatkan Hasil Panen Padi

BACA JUGA:Petani Desa Sidoharjo Musi Rawas Uji Coba Tanam Padi Sistem Tabela

Kerjasama yang dilakukan seperti, menyediakan alat penggilingan, yang nantinya petani yang memiliki hasil panen, menyewa alat dan tempat.

Seperti menjemur sampai kering dan menggiling gabah untuk dijadikan beras. Setelah gabah kering dan dijadikan beras, hasil dari beras akan dibagi untuk Pemilik penggilingan sebanyak 9 persen.

“Misal hasil beras yang didapat 100 kilogram, maka hasil untuk yang memiliki mesin giling padi sebanyak 9 kilogram, begitu juga untuk kelipatan 100 kilogram berikutnya. Dengan dibantu satu mesin penggiling padi,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk harga gabah di beberapa kelompok tani yang menjual ke tengkulak, sekarang harga per 1 kilogram. Dihargai Rp 6.500 per kilogram.

BACA JUGA:Musim Panen Padi di Musi Rawas Dinanti Oleh Peternak Sapi. Ini Alasannya

BACA JUGA:Hasil Panen 9 Ton Per Hektar Petani Padi Sawah Tersenyum Bahagia

Sedangkan untuk harga beras, perkilogram dijual Rp 12.000 per kilogram, tergantung dengan kualitas berasnya. Untuk sekarang masalah yang dihadapi hanya masalah cuaca.

Karena untuk sekarang cuaca sedang tidak menentu, kadang pagi sampai siang panas, menjelang sore tiba-tiba hujan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan