Mengingat Surga Atau Mengingat Neraka Ini Merupakan Obat
Ustadz Yusuf Abu Daniel -tangkap layar di Channel YouTube Linggau Mengaji---
Kenapa kira-kira karena api neraka itu sangat panas disebutkan dalam sebuah riwayat dari Al-hakim narkum Hadi Nabi Muhammad mengatakan api kalian di dunia ini adalah satu bagian dari 70 kali lipat bagian api neraka.
Jadi api kita di dunia ini itu satu bagiannya yang seandainya kalian celupkan ke dalam laut sebanyak dua kali untuk memadamkannya supaya bisa digunakan di kehidupan dunia ini. Jadi asalnya api yang kita pakai untuk memasak untuk memanggang itu asalnya dari neraka dicelup dulu ke dalam lautan dunia dua kali untuk mendinginkannya agar bisa digunakan oleh penghuni dunia.
BACA JUGA:Sumsel Punya Surga untuk Pendaki, Ini 7 Gunung Tertinggi
BACA JUGA:Curug Kupang Surga Tersembunyi di Lubuk Linggau yang Butuh Pengelolaan Maksimal
Itu pun disebutkan oleh para ulama nabi mengatakan sampai-sampai lautan itu mendidih karenanya karena celupan tadi. Bahkan disebutkan oleh sebagian ulama dalam sebuah riwayat tentang kisah Nabi Ibrahim kisah yang riwayat ini disebutkan oleh Ibnu Abi Dunya dengan sanad dari Abu Raja Ketika Nabi Ibrahim dilemparkan ke dalam api.
Allah mewahyukan kepada api. Apa wahyunya jadi api dapat wahyu disebutkan wahai api, kata Allah jika sampai engkau melukai membakar tubuh Nabi Ibrahim akan ku kembalikan engkau ke neraka. Ini ancaman, ketika api dunia mendengar ancaman ini seketika api itu pun tersungkur dan tertunduk ketakutan karena api akan dikembalikan ke api.
Takut kenapa demikian, karena api dunia ini itu kadar panasnya tidak lagi sama dengan api neraka. Kalau api dunia ini dimasukkan ke neraka dia pun tersiksa. Bayangkan api saja masuk neraka bisa tersiksa.
"Antum pernah lihat Matahari. Matahari itu api apa awan, api matahari saja itu nyelup dalam neraka padahal api dan api dunia ini sangat takut kalau dikembalikan ke ke neraka, karena memang kadar panasnya nya tidak lagi sama dengan api neraka. Begitulah api dunia sangat takut dengan neraka. Api sama-sama api takut," paparnya.