Menpan RB : Jam Kerja Ramadan dan Penerapannya, Ini Masuk Kategori WFA/FWA

Menpan RB mengumumkan jam kerja untuk ASN selama bulan Ramadan 2025 dan penerapan jam kerja selama Ramadan akan menggunakan sistem WFA atau FWA-KORANLINGGAUPOS.ID-Tangkapan Layar
Dengan begitu pegawai yang bisa menerapkan FWA tersebut akan bisa menyesuaikan dengan kebutuhan instansi, lembaga maupun organisasi.
Meski demikian, Rini menegaskan bahwa pelaksanaan FWA harus memperhatikan sejumlah ketentuan agar tidak mengganggu pelayanan masyarakat.
BACA JUGA:Ratusan Guru dan Kepala Sekolah Ikut Seminar Pendidikan yang Diadakan IGI Muba
Pegawai ASN yang diperbolehkan FWA dan tidak
1. ASN yang diperbolehkan FWA
Dikutip dari laman Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), berikut kriteria ASN yang dapat melaksanakan FWA:
- Pegawai ASN yang pekerjaannya bisa dilakukan di luar kantor
BACA JUGA: Tinjau Lanjutan Pembangunan Gedung Baru di RSUD Rupit, Ini Pesan Wabup Muratara
BACA JUGA:Kelompok Tani Cereme Taba, Solusi Mengurangi Pengeluaran dan Meningkatkan Kesehatan
- Pegawai ASN yang pekerjaannya dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
2. ASN yang sebaiknya tidak FWA
Di sisi lain penerapan FWA sebaiknya tidak diberikan kepada ASN dengan kriteria berikut ini:
- Pegawai ASN yang sedang menjalani proses hukuman disiplin dan bukan pegawai baru.
BACA JUGA:Potensi Banjir di Mesat Seni, Faktor Utama Kurangnya Kesadaran Masyarakat
BACA JUGA:POLEMIK SELEKSI TERBUKA LELANG JABATAN SEKRETARIS DPRD KOTA LUBUKLINGGAU
Sementara itu, Kepala BKN, Zudan Arif, menyampaikan, penerapan FWA juga sebaiknya tidak diterapkan terhadap layanan publik yang membutuhkan on-site di lapangan.
"Layanan-layanan publik yang membutuhkan on-site di lapangan, salah satunya seperti rumah sakit tidak dapat melakukan WFA. Unit-unit yang menangani pelayanan publik, kebandaraan, kepelabuhan, kemudian jalan raya, sulit kalau harus WFA karena sifatnya harus dilayani secara langsung," terangnya.