Hukum Puasa Sehari Sebelum Ramadhan: Bolehkah dalam Islam? Begini Pendapat 4 Madzhab

Hukum Puasa Sehari Sebelum Ramadhan: Bolehkah dalam Islam? Begini Pendapat 4 Madzhab-Tangkap Layar -

BACA JUGA:Jelang Ramadan 2025, Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti Laksanakan Sidang TPP

Diperbolehkan jika dilakukan untuk qadha, kafarat, nadzar, atau kebiasaan puasa sunnah.

Jika ternyata hari tersebut adalah awal Ramadan, maka puasa wajib harus diqadha.

3. Madzhab Syafi’i

Haram, kecuali bagi orang yang memiliki kebiasaan puasa sunnah atau wajib menjalankan puasa seperti qadha dan nadzar.

BACA JUGA:Pemantauan Hilal Ramadan 2025 Digelar Pada 28 Februari, Ini 41 Titik Lokasi di Pulau Sumatera

Merujuk pada pernyataan Ammar bin Yasir r.a.:

"Barangsiapa berpuasa pada hari syak, berarti dia mendurhakai Abu al-Qasim (Nabi Muhammad SAW)."

Larangan ini bertujuan agar umat Islam tidak menambah hari dalam Ramadan.

4. Madzhab Hambali

Makruh, tetapi tetap sah jika niatnya untuk qadha, kafarat, nadzar, atau kebiasaan puasa sunnah.

BACA JUGA:Tips Budget Listrik Aman Selama Ramadan, Catat Meter Listrik Pascabayar dan Dapatkan Estimasi Tagihan

Jika hari itu kemudian diketahui sebagai awal Ramadan, puasa wajib tetap harus diqadha.

Puasa sehari sebelum Ramadan diperbolehkan dengan syarat tertentu, tergantung niat dan madzhab yang diikuti.

Jika puasa dilakukan sebagai bagian dari kebiasaan sunnah (misalnya Senin-Kamis atau puasa Daud), maka tidak ada masalah.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan