304 Warga Muratara Terinfeksi TBC, Dinkes Imbau Masyarakat Waspada Penularan TBC

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muratara, Tasman, S. ST., M. Si - Foto : Dokumen Pribadi-
MURATARA, KORANLINGGAUPOS.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muratara imbau masyarakat, untuk waspada tertular penyakit Tuberkulosis (TBC). Mengingat berdasarkan data mereka, sepanjang tahun 2-24 ada 302 warga yang terinfeksi TBC.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinkes Muratara Tasman, S. ST., M. Si, melalui Kabid P2P, Hj Eva Elizah kepada KORANLINGGAUPOS.ID, Rabu, 26 Februari 2025.
Ia menjelaskan bahwa penyakit TBC disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini biasanya menyerang paru-paru, tetapi juga dapat menyerang bagian tubuh lainnya seperti ginjal, tulang, dan otak.
“Bakteri ini bisa menyebar melalui udara, seperti saat penderita TBC tersebut batuk, berbicara, bersin, tertawa, ataupun bernyanyi sehingga bakteri tersebut dapat menyebar ke orang lain," jelasnya.
BACA JUGA:Dinkes Musi Rawas Imbau Masyarakat Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Ia juga menambahkan faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko terinfeksi TBC antara lain kontak dengan orang yang terinfeksi TBC, kondisi kehidupan yang tidak sehat, sistem kekebalan tubuh yang lemah, dan usia.
“Banyak faktor dari penyakit TBC ini yaitu Epidemi tuberkulosis (TB) sangat dipengaruhi oleh perkembangan sosial dan ekonomi serta faktor risiko terkait kesehatan seperti kekurangan gizi, diabetes, infeksi HIV, gangguan penggunaan alkohol, dan merokok,” lanjutnya.
Ia juga memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat Muratara untuk melakukan deteksi dini dan pengobatan yang tepat sangat penting untuk mencegah penularan TBC. Dan yang terpenting, selalu menjaga kebersihan diri seperti rutin mencuci tangan dan menutup mulut saat batuk atau bersin, dapat membantu mencegah penyebaran bakteri TBC.
Dengan itu, ia berharap masyarakat dapat lebih waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari penularan penyakit TBC.
“Dengan data pada tahun kemarin, diharapkan kepada masyarakat untuk lebih berwaspada serta mengambil langakah tegas dalam mencegah dan menghindari penularan dari penyakit yang berbahaya ini,” harapnya.