Ini Gejala Awal Tubuh Terinfeksi HIV
Gejala HIV stadium awal mulai muncul dalam 2–6 minggu setelah tubuh terinfeksi virus HIV. Tahapan inilah yang disebut sebagai tahap infeksi akut atau serokonversi-Foto : Net-
KORANLINGGAUPOS.ID - DETEKSI Dini terhadap kesehatan tubuh sangat penting. Hal ini agar kita mengetahui, apa yang sedang terjadi pada tubuh kita.
Setelah diketahuiapakah ada penyakit, maka bisa segera ditangani dengan baik sebagai pencegahan.
Terutama deteksi dini terhadap penyakit-penyakit yang sulit dalam pengobatannya. Salah satunya HIV atau human immunodeficiency virus.
Kalian bisa mengenal tanda-tanda awal terinfeksinya HIV, sehingga bisa segera melakukan pencegahan.
BACA JUGA:Mengejutkan Ada Menderita HIV Usia 3 Tahun Ini Penyebabnya
BACA JUGA:BioFarma Sedang Cari TBC dan HIV
DIkutip dari alodokter, seseorang yang terkena HIV akan mengalami 3 tahap infeksi. Pertama tahap infeksi akut atau serokonversi,kedua tahap infeksi kronis, dan ketiga tahap AIDS (acquired immunodeficiency syndrome). Setiap tahap ditandai dengan penurunan kadar CD4 dalam tubuh.
Namun biasanya pada tahap AIDS, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang sepenuhnya. Untuk itu, penting untuk memperhatikan ciri-ciri HIV stadium awal agar langkah penanganan dapat diambil secepatnya dan mencegah perkembangan virus HIV menjadi AIDS.
Untuk ciri-ciri HIV stadium awal mulai muncul dalam 2–6 minggu setelah tubuh terinfeksi virus HIV. Tahapan inilah yang disebut sebagai tahap infeksi akut atau serokonversi. Pada tahap ini, tubuh akan mengalami berbagai gejala.
Pertama gejala Flu. Timbulnya gejala flu merupakan ciri-ciri HIV stadium awal yang paling sering terjadi. Berbagai gejala yang dapat muncul meliputi sakit tenggorokan, batuk, pilek, hidung tersumbat, sakit kepala, demam, menggigil, dan berkeringat malam hari.
BACA JUGA:Antisipasi Penyakit IMS dan HIV, Ini yang Dilakukan di Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti
Karena kemiripannya dengan flu, banyak orang yang tidak menyadari bahwa mereka telah terinfeksi HIV. Berbagai gejala flu ini bisa bergejala lebih berat pada beberapa kasus dan umumnya berlangsung selama 1–2 minggu.
Kedua, sering kelelahan. Virus HIV yang mulai menginfeksi tubuh menyebabkan rasa lelah berlebihan yang terjadi terus-menerus. Rasa lelah ini dapat muncul tiba-tiba bahkan setelah aktivitas ringan. Selain itu, penderita HIV juga kerap mengalami gangguan tidur, sehingga tubuh tidak mendapatkan istirahat yang cukup.