Bulog KC Lubuk Linggau Percepat Penyerapan Gabah

Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Lubuk Linggau, Muklis Affandi-Foto : Mukmin/Linggau Pos-

LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID – Guna menjaga ketahanan pangan nasional dan mendukung kesejahteraan petani, Bulog terus mempercepat proses penyerapan gabah hasil panen petani di seluruh Indonesia.

Khusus di wilayah Musi Rawas, Lubuk Linggau, dan Musi Rawas Utara (MLM), Bulog Kantor Cabang (KC) Lubuk Linggau melaporkan penyerapan gabah kering panen terus berjalan dengan intensif. Hal ini disampaikan Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Lubuk Linggau, Muklis Affandi.

Pihak Bulog KC Lubuk Linggau menyampaikan, penyerapan gabah saat ini semakin gencar seiring masuknya musim panen.

Untuk memperlancar proses ini, Bulog bekerja sama dengan Babinsa dan penyuluh pertanian yang berada di lapangan. Selain itu, Bulog juga membuka layanan call center khusus agar petani dapat langsung menghubungi pihak Bulog terkait penjualan gabah mereka.

BACA JUGA:Beras SPHP Belum Disalurkan Ini Penjelasan Kepala Bulog Cabang Lubuk Linggau

BACA JUGA:Panen Perdana, GKP Milik Petani Desa Satan Indah Jaya Langsung Diserap Bulog

“Petani bisa langsung menghubungi Bulog atau melalui Babinsa untuk memberitahukan jumlah gabah yang tersedia. Setelah itu, Bulog akan langsung turun ke lokasi untuk menjemput gabah dan melakukan pembayaran di tempat,” ungkapnya.

Gabah yang diserap Bulog merupakan gabah kering panen, yaitu gabah yang baru dipanen namun kondisinya sudah cukup kering. Hal ini penting untuk menjaga kualitas beras yang akan dihasilkan.

Dalam proses pengolahan, Bulog saat ini juga bekerja sama dengan pihak ketiga untuk tahap pengeringan dan penggilingan. Setelah diproses menjadi beras, hasilnya akan masuk ke gudang Bulog.

Selain itu, pihak Bulog menghimbau para petani di wilayah Musi Rawas Raya untuk menjaga kualitas tanam dan panen. Saat ini, harga gabah di tingkat petani mencapai Rp6.500 per kilogram, angka yang dinilai cukup membantu kesejahteraan petani.

BACA JUGA:Lebih Menguntungkan Petani STL Ulu Terawas Senang Gabah Mereka Dibeli Bulog

BACA JUGA:Bulog Serap 918 Ton GKP di Musi Rawas Dengan Harga 6.500 Per Kilogram

“Dengan harga yang baik, kami berharap para petani juga menjaga kualitas padi yang ditanam. Karena beras yang kami serap dari petani nantinya akan kembali lagi ke masyarakat. Kami ingin meminimalisir terjadinya panen dini atau penyimpanan gabah yang kurang layak, yang dapat menurunkan kualitas beras,” tutupnya.

Dengan langkah percepatan ini, diharapkan tidak hanya ketahanan pangan nasional terjaga, tetapi juga kesejahteraan petani di wilayah Musi Rawas, Lubuk Linggau, dan Musi Rawas Utara semakin meningkat. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan