Hardiknas 2025, Perjalanan Karier Bapak Pendidikan dengan 3 Semboyan

Memperingati Hardiknas 2025, perjalanan karier Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, serta makna mendalam dari tiga semboyannya yang abadi-KORANLINGGAUPOS.ID-

KORANLINGGAUPOS.ID - Pengabdiannya yang begitu besar terhadap pendidikan nasional, membuat nama Ki Hajar Dewantara dijadikan sebagai ikon pahlawan pendidikan nasional.

Setiap tanggal 2 Mei bertepatan dengan hari kelahirannya Hari Pendidikan Nasional.

Ki Hajar Dewantara juga sempat diberikan amanah sebagai Menteri Pendidikan RI yang pertama di Indonesia.

Raden Mas Suwardi Suryaningrat atau dikenal dengan Ki Hajar Dewantara, merupakan seorang anak yang lahir di lingkungan keluarga Kadipaten Pakualaman Yogyakarta pada 2 Mei 1889.

BACA JUGA:Rayakan Hardiknas 2025 dengan Puisi Bertema Pendidikan, Ini 5 Contohnya Dijamin Seru

BACA JUGA:Tanggal 12 - 13 Mei 2025 Libur Nasional dan Cuti Bersama, Hardiknas Tidak Dianggap Libur

Kerjaan Pakualaman ini merupakan bagian pecahan dari Dinasti Mataram selain Kasunanan Surakarta, Kadipaten Mangkunegaran dan Kasultanan Yogyakarta.

Diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), tidak hanya mengingatkan akan pentingnya Pendidikan.

Tetapi juga merayakan perjuangan tokoh Pendidikan Indonesia ini yakni Ki Hadjar Dewantara.

Penetapan Hardiknas tercatat dalam Keputusan Presiden (Keppres) Ri No.316 tahun 1959 yang disahkan pada tanggal 16 Desember 1959.

BACA JUGA:Kalapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti Ikuti Upacara Hardiknas di Pemkab Musi Rawas

BACA JUGA:2 Mei Hari Pendidikan Nasional 2025, Ini 5 Film Bertema Pendidikan Cocok Ditonton

Tema peringatan Hardiknas 2025, "Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua"

Ki Hadjar Dewantara, atau R.M. Suwardi Suryaningrat sebagai Bapak Pendidikan di Indonesia dengan pemikiran kritisnya, ia menentang kebijakan Pendidikan yang diskriminatif pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan