Program Ketahanan Pangan Kecamatan Tugumulyo Sesuai Tematik Desa
Camat Tugumulyo, Sujatmiko --foto Muhammad Yasin/koranlinggaupos.id--
MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID - Camat Tugumulyo Sujatmiko mengatakan program ketahanan pangan di desa dalam wilayah Kecamatan Tugumulyo difokuskan sesuai dengan tematik desa.
Ada beberapa desa dibidang pertanian yakni penanaman jagung dan ada beberapa desa tana ubi kayu, ada juga ternak dan budidaya ikan.
Menurutnya program ketahanan pangan di desa yang ada di Kecamatan Tugumulyo, saat ini ada yang sudah mulai jalan diantaranya ternak kambing dan budidaya ikan.
"Ternak kambing dan budidaya ikan sudah berjalan. Sejauh ini pelaksanaannya bagus dan sudah ada hasilnya," tambah Camat Sujatmiko.
BACA JUGA:Dalam Pelaksanaan Program Ketahanan Pangan Ini Harapan Camat STL Ulu Terawas
BACA JUGA:Desa Muara Rengas Melaksanakan 4 Kegiatan Program Ketahanan Pangan, Ini Pertimbangnnya
Sedangkan desa yang melaksanakan program ketahanan pangan di bidang pertanian saat ini sedang olah lahan. "Yang tanam ubi kayu dan tanam jagung saat ini sedang dalam proses pengolahan lahan," jelasnya.
Selain tanam ubi kayu dan jagung ada juga yang tanam cabai. "Ada yang tanam cabai di Desa Surodadi, Kecamatan Purwodadi.
Direncanakan akan di-launching oleh Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud pada bulan ini (Juni,red) namun menunggu kesediaan ibu Bupati kalau bisa ada waktunya," ungkapnya.
Menurutnya yang akan ditanam cabai organik tidak menggunakan pupuk kimia. "Cabai yang akan ditanam merupakn cabai organik tidak menggunakan pupuk-pupuk kimia," papanya.
BACA JUGA:Ternak Kambing Program Ketahanan Pangan Desa Kosgoro
BACA JUGA:Wow, Program Ketahanan Pangan Koperasi Merah Putih di Jayaloka Musi Rawas Didominasi Peternakan
Camat Tugumulyo menyatakan bahwa saat ini pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama KJMT kepanjangan dari (Klones Jaya Mandiri Tugumulyo) sedang mempersiapkan diri untuk ikut lomba BUMDes Bersama tingkat Nasional karena berhasil meraih juara pertama lomba BUMDes bersama tingkat Sumsel, sehingga mewakili Sumsel untuk ikut tingkat nasional.
"Penilaian akan dilakukan pada Juli 2025," jelasnya.