Waspadai Risiko Kesehatan Mata, Ini Tips Aman Main Handphone

Waspada, masyarakat harus memperhatikan kesehatan mata saat main handphone -Foto : Ciputra Medical Center-

KORANLINGGAUPOS.ID – Penggunaan handphone yang semakin meningkat di era digital membuat banyak orang tak sadar bahwa kesehatan mata bisa terancam. 

Mulai dari pelajar hingga pekerja kantoran, rata-rata masyarakat Indonesia menghabiskan lebih dari 5 jam per hari di depan layar ponsel. Jika dibiarkan, kebiasaan ini berisiko menimbulkan gangguan seperti mata lelah, kering, hingga gangguan penglihatan jangka panjang.

Terlalu lama menatap layar dapat menyebabkan sindrom kelelahan mata digital (digital eye strain). Gejalanya bisa berupa mata perih, buram, sakit kepala, hingga leher kaku. Ini harus dicegah sedini mungkin.

Untuk mencegah gangguan tersebut, pengguna handphone dapat menerapkan aturan 20-20-20. Setiap 20 menit melihat layar, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Ini memberi kesempatan mata untuk beristirahat.

BACA JUGA:Waspada! Penggunaan Earphone Terlalu Sering Dapat Ganggu Kesehatan Telinga

BACA JUGA:Waspadai Pinjol Ilegal, Ini 96 Daftar Pinjol Legal OJK per 1 Juli 2025, Cek Sebelum Terlambat

Pencahayaan ruangan juga memengaruhi kenyamanan mata. Idealnya, penggunaan handphone dilakukan di tempat yang cukup terang. Menggunakan ponsel dalam gelap atau dengan pencahayaan minim dapat membuat mata bekerja lebih keras. Selain itu, mengatur tingkat kecerahan layar agar tidak terlalu terang maupun terlalu gelap dapat membantu menjaga kenyamanan mata.

Selain itu, penting juga untuk mengedipkan mata secara teratur. Saat fokus melihat layar, pengguna cenderung lebih jarang berkedip. Ini menyebabkan mata cepat kering. Jadi jangan lupa untuk mengedipkan mata secara alami agar kelembapan tetap terjaga.

Anjuran lain adalah menjaga jarak pandang ideal, yaitu sekitar 30–40 cm dari mata ke layar. Mengatur posisi tubuh dan postur saat menggunakan handphone juga turut mencegah ketegangan otot leher dan bahu yang berkaitan dengan kesehatan mata.

Tak kalah penting, batasi waktu penggunaan ponsel, terutama bagi anak-anak. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan anak di bawah 2 tahun sebaiknya tidak terpapar layar sama sekali, sementara anak usia 2–5 tahun dibatasi maksimal satu jam per hari.

Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana ini, risiko kerusakan mata akibat penggunaan handphone bisa diminimalkan. Kesehatan mata adalah aset jangka panjang yang perlu dijaga di tengah gempuran teknologi yang tak bisa dihindari.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan