Kejari Musi Rawas :Jangan Sampai Kegiatan Ketahanan Pangan Hangus Begitu Saja

Kasi Datun Kejari Musi Rawas Muhammad Reza Legan meninjau lokasi program ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya mendukung kemandirian pangan. -Foto : -Mukmin/Linggau Pos

MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID - Kejaksaan Negeri (Kejari) Musi Rawas melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) melakukan peninjauan lapangan terhadap kegiatan Ketahanan Pangan di tiga desa di Kecamatan Muara Beliti, yakni Desa Pedang, Desa Durian Remuk, dan Desa Air Satan.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Musi Rawas Vivi Eka Fatma. S.H., M.Kn melalui Kepala Seksi Datun, Muhammad Reza Legan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Pendampingan Hukum Desa yang bertujuan untuk memastikan tata kelola kegiatan ketahanan pangan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Pendampingan ini seperti monitoring. Kita sudah mendapatkan dokumentasi, lalu kita tinjau langsung kegiatan mereka di lapangan.

Ini penting agar tata kelola ketahanan pangan yang sekarang dikelola oleh BUMDes bisa lebih baik, lebih akuntabel, dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” jelasnya.

BACA JUGA:Kejari Ogan Ilir Tetapkan Tersangka Mafia Tanah

BACA JUGA:Cegah Penyimpangan Pengelolaan Dana Desa, ini yang Dilakukan Camat Muara Kelingi dan Kejari Musi Rawas

Sebelumnya, pihak Kejari Musi Rawas juga telah mengundang para perangkat desa untuk memaparkan kegiatan mereka.

Setelah seluruh data lengkap diterima, Kejari melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan implementasi kegiatan sesuai dengan laporan.

“Kita ingin kegiatan ini tidak hanya sekadar dilaksanakan, tapi juga bisa menghasilkan.

Misalnya, melalui budidaya ayam petelur atau kebun yang dikelola oleh BUMDes.

BACA JUGA:JAGA DESA, Kejari Musi Rawas Sasar Aparatur Kecamatan Muara Beliti Purwodadi

BACA JUGA:Pemkot dan Kejari Bahas Kepastian Hukum Pengelolaan Jalan

Harapannya bisa memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD),” tambah Reza.

Melalui kegiatan ini, Kejari Musi Rawas berharap program ketahanan pangan di desa-desa tersebut dapat berkelanjutan, meskipun ada tantangan seperti kualitas bibit atau kendala teknis lainnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan