Waspada Batu Empedu Bisa Parah Jika Dibiarkan

Batu empedu bisa menyumbat jaringan yang ditempati atau dilewatinya. Dampaknya dapat menimbulkan komplikasi berbahaya jika dibiarkan- FOTO : dok alodokter-

LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID - Batu empedu apakah berbahaya, simak penjelasan dibawah ini. 

Dikutip dari alodokter, Batu empedu kondisi adanya endapan keras yang terbentuk dari kolesterol, bilirubin, atau zat lain di dalam kantung empedu, yaitu organ kecil di bawah hati yang berfungsi untuk menyimpan cairan empedu. 

Apakah berbahaya atau tidak, semua tergantung pada sejauh mana tingkat keparahan dari penyakit batu empedu tersebut. 

Pasalnya, batu empedu bisa menyumbat jaringan yang ditempati atau dilewatinya. Dampaknya dapat menimbulkan komplikasi berbahaya jika dibiarkan. 

BACA JUGA:Alami Sakit Perut Hebat, Waspada Batu Empedu. Ini Beberapa Gejalanya

BACA JUGA:Resep Cempedak Goreng Renyah Luar Dalam Serta 6 Tips Mengolahnya

Batu empedu umumnya tidak menimbulkan gejala sama sekali. Bahkan, sebagian besar kasus batu empedu bisa membaik dengan sendirinya karena batu empedu biasanya keluar dari tubuh bersama dengan urine.

Namun, ada beberapa kasus batu empedu bisa menyebabkan saluran empedu menjadi tersumbat sehingga aliran cairan empedu terhambat. Hal ini dapat memicu terjadinya nyeri hebat di perut bagian kanan atas. 

Jika tidak segera ditangani, tersumbatnya saluran empedu akibat batu empedu juga bisa menyebabkan terjadinya peradangan atau infeksi, tidak hanya di saluran empedu, tetapi juga kantung empedu. Bahkan, pada beberapa kasus kecil yang jarang terjadi, penyumbatan akibat batu empedu juga dapat menyebabkan pecahnya kantung empedu atau infeksi berat yang mengancam jiwa.

Sehingga batu empedu berbahaya apabila menimbulkan keluhan berupa nyeri perut. Soalnya, hal itu menjadi tanda bahwa telah terjadi penyumbatan di saluran empedu sehingga perlu segera ditangani oleh dokter. 

BACA JUGA:Jangan Dibuang ,Inilah 8 Khasiat Biji Cempedak dan Biji Nangka Jika Direbus

BACA JUGA:Santap Rendang Cempedak, Auto Gagal Diet

Lalu bagaimana penanganannya ? 

Ada dua metode operasi yang umum dilakukan untuk menangani batu empedu, yaitu kolesistektomi dan ERCP (Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography).

Kolesistektomi adalah prosedur pengangkatan kantung empedu. Prosedur ini dilakukan jika batu empedu menyebabkan peradangan pada kantung empedu. Sementara itu, ERCP dilakukan untuk mengangkat batu di saluran empedu tanpa mengangkat kantung empedu. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan