Hakikat Indra: Antara Alat Penerima dan Penentu Nasib

Hakikat Indra Antara Alat Penerima dan Penentu Nasib (Foto tidak Berhubungan dengan Artikel)--Tangkapan Layar

KORANLINGGAUPOS.ID - Manusia merupakan makhluk hidup yang kelengkapan panca indera lebih sempurna bila dibandingkan dengan makhluk yang lainnya. 

Baik perubahan panca indera dalam segi fisiologis maupun perubahan-perubahan dalam segi psikologis. 

Di dalam al-quran juga menjelaskan gambaran penciptaan manusia secara detail terkait panca indera dan perkembangan  manusia  pada fase yang berbeda.

Akibat dari unsur panca indera yang ada pada manusia, manusia berkembang dan mengalami perubahan-perubahan.

BACA JUGA:Sisi Gelap Manusia: Mengapa Kita Mudah Ingkar dan Lupa Akan Nikmat

BACA JUGA:Manusia Tergesa-gesa: Mengapa Terburu Nafsu Selalu Berujung Penyesalan

Manusia memakai panca indera agar bertanggungjawab atas segala tingkah lakunya, yang menurut al-qur’an akan dipertanggungjawabkan nanti di hadapan Tuhan di akhirat.

Masih tentang panca indera, kebanyakan dari semua manusia diciptakan dengan sifat-sifat ketuhanan.

Namun kepekaan panca indera terlengahkan, tidak sedikit manusia memahami akal secara sempit dan distortif. 

Berikut dikutip dari buku Islam rahmatan lil 'alamin tentang panca indera yang berbunyi:

BACA JUGA:Menyelami Makna Tsumma Ja'alnahu: Langkah Demi Langkah Penciptaan Manusia

BACA JUGA:Insan: Unik dan Berbeda, Menyelami Karakteristik Diri Manusia

Laqad khalaqnal insana fi ahsani taqwim. tsumma radadnahu asfala safilin. illalladzina amanu wa ‘amilush shalihati fa lahum ajrun ghairu mamnun

Artinya: sungguh, Kami benar-benar telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Kemudian, kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan. Maka, mereka akan mendapat pahala yang tidak putus-putusnya. (surat at-tin ayat 4-6)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan