Rezeki Terjamin dan Martabat Terjaga: Kemuliaan Manusia dalam Rahmat Ilahi

Rezeki Terjamin dan Martabat Terjaga Kemuliaan Manusia dalam Rahmat Ilahi (Foto tidak Berhubungan dengan Artikel)--Tangkapan Layar

KORANLINGGAUPOS.ID - Manusia merupakan ciptaan Allah yang diberi kemuliaan, karena Allah SWT telah menyempurnakan bentuk kejadian dalam kemuliaan manusia. 

Allah meniupkan roh ciptaan-Nya ke dalam diri manusia, menjadikan kemuliaan manusia sebagai pemimpin di bumi. 

Para malaikat diperintahkan untuk bersujud kepada manusia, menunjukkan kemuliaan manusia berbanding makhluk lain, dari kalangan manusia juga lahir para nabi dan rasul pilihan. 

Kemuliaan manusia terletak pada kesediaan dan kemampuan mereka menjaga fitrah asal yang suci. 

BACA JUGA:Jilbab: Pilihan Kesucian di Tengah Gempuran Tren Dunia

BACA JUGA:Cinta Buta: Terjebak dalam Kesenangan Dunia yang Fana

Dengan potensi yang dimiliki, kemuliaan manusia layak menjadi khalifah yang mampu melakukan perubahan, mencipta dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. 

Kemuliaan manusia juga dikurniakan akal untuk menyusun, menganalisis, dan membawa kehidupan ke arah kesempurnaan.

Allah SWT memuliakan manusia penyebab kemuliaan manusia inilah akan ditempatkan di kedudukan yang tinggi dan dihormati oleh seluruh makhluk.

Berikut dikutip dari buku Islam rahmatan lil 'alamin tentang kemuliaan manusia yang berbunyi:

BACA JUGA:Menjaga Keikhlasan: Kunci Kesempurnaan Amal Manusia

BACA JUGA:Manusia dan Bumi: Kisah Saling Ketergantungan yang Abadi

Wa laqad karramna bani adama wa hamalnahum fil barri wal bahri wa razaqnahum minath thayyibati wa fadldlalnahum ‘ala katsirim mim man khalaqna tafdlila

Artinya: Sungguh, Kami telah memuliakan anak cucu Adam dan Kami angkut mereka di darat dan di laut. Kami anugerahkan pula kepada mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka di atas banyak makhluk yang Kami ciptakan dengan kelebihan yang sempurna. (surat al-anbiya' ayat 7)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan