Bupati Muratara Ingatkan Kembali ASN, Disiplin dan Jaga Integritas
Bupati Muratara, H Devi Suhartoni saat berkunjung ke Kantor Bapenda Muratara belum lama ini-FOTO : Dok FB Muhammad Syukur -
MURATARA, KORANLINGGAUPOS.ID - Bupati Muratara, H Devi Suhartoni kembali ingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara untuk disiplin dan menjaga integritas dalam bekerja.
Hal ini kembali ditekankannya, saat berkunjung ke Kantor Bapenda Muratara belum lama ini. Melalui media sosialnya, disana Bupati menekankan ke seluruh ASN di Bapenda Muratara untuk tidak malas dan bekerja sesuai dengan aturan yang ada.
"Bapenda ini sangat penting bagi Pemkab, karena urusannya soal anggaran. Apalagi saat ini keuangan sedang tidak baik-baik saja, transfer keuangan dari pusat sangat kecil karena mengalami pengurangan. Sementara kita harus memastikan, hak-hak masyarakat di Muratara tidak boleh dikurangi. Mulaidari Hak gaji dan TPP Pegawai, Hak layanan kesehatan hingga pendidikan untuk masyarakat," tegas Bupati.
Untuk itu ia meminta ASN yang ada disana untuk tetap semangat dalam bekerja, jangan sampai kendor. Tetap disiplin jangan malas masuk kantor.
BACA JUGA:Bupati Muratara Dorong Proses Administrasi dan Perizinan di Sektor Tambang Dipermudah
"Saya dan kalian semua punya tugas yang sama, yakni sama-sama menajaga nama baik daerah. Untuk itu kerja harus benar. Apalagi ada isu soal pungutan pajak, pungutan galian C dan sebagainya yang saya dengar. Harapannya itu hanya isu. Tapi kalau terus dihembuskan berarti ada kebenarannya dan kita semua tidak bisa mengelak. Sementara dimasa sulit saya memastikan gaji tidak kurang layanan kesehatan dan pendidikan tidak kurang,TPP tidak kurang. Saya ingin punya kenangan yang baik setelah pensiun nanti. Untuk itu tolong diingat hal-hal yang sangat penting, yakni Disiplin dan integritas kita," ungkapnya.
Ia juga meminta, agar administrasi di Bapenda dipermudah dan semuanya pakai sistem. Ketetapan pajak jelas sesuai aturan.
"Jangan sampai masyarakat yang mau urusan ke Bapenda ribet," tegasnya lagi.