Pergi ke Masjid Mempelajari Kebaikan Mendapatkan Pahala Setara Pergi Haji
Ustadz Hamdi Albakky, LC --tangkap layar channel youtube Linggau Mengaji--
LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID - Ustadz Hamdi Albakky, LC mengatakan, hadits diriwayatkan oleh Imam Ahmad bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda, "Man gada ilal masjid lauri illahair yuimuh kana lahu ajari hajin taman hajatuh."
Barang siapa yang pergi ke masjid dalam rangka mempelajari kebaikan atau mengajarkan kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala orang yang pergi haji dengan sempurna.
"Bayangkan, dapat pahala haji dengan cara apa? Pergi ke masjid untuk belajar atau mengajarkan kebaikan. Ya, saking pentingnya ilmu, saking besarnya apresiasi dari Islam bagi orang-orang yang mau belajar ilmu agama, semoga Allah Subhanahu wa ta'ala memberikan keikhlasan kepada kita semua," kata Ustadz Hamdi Albakky, LC saat menyampaikan kajian Birrul Walidain di Masjid Raudhatul Jannah Kota Lubuk Linggau disiarkan channel youtube Linggau Mengaji dilansir KORANLINGGAUPOS.ID, Jumat 19 Desember 2025.
"Dan semoga Allah subhanahu wa ta'ala memberikan ganjaran yang sempurna kepada kita semua. Amin," tambahnya.
BACA JUGA:Keutamaan Sabar Terhadap Takdir Allah Antaranya Pahala Tanpa Batas
BACA JUGA:Pahala Jannah: Balasan Spesial untuk Setiap Kebaikanmu
Al Ustaz Hamdi Albaqli menyampaikan, bapak, Ibu sekalian yang dimuliakan Allah subhanahu wa ta'ala. Pembahasan kajian kita pada kesempatan kali ini adalah birrul walidain. Apa arti birrul walidain? berbakti atau berbuat baik kepada kedua orang tua.
Agama Islam tidak hanya mengajarkan kita beribadah kepada Allah dengan melaksanakan shalat dan puasa, akan tetapi di antara bentuk ibadah yang sangat agung, yang sangat mulia adalah memiliki kepribadian dengan akhlak yang baik.
Sebagian orang rajin shalat, rajin puasa, rajin hadir majelis ilmu, perhatian terhadap hubungan antara dirinya dengan Allah. Tapi terkadang dia lalai. Ternyata dia harus punya perhatian bagaimana hubungan dia dengan sesama manusia. Ini penting sekali, Bapak, Ibu sekalian.
Saking pentingnya Nabi shallallahu alaihi wasallam mengatakan dalam sebuah hadits, "Sesungguhnya aku diutus oleh Allah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia." Nabi mengajarkan kita tauhid dan itu adalah inti dalam beragama.
BACA JUGA:Meski Belum Bisa Berhaji, Ada 2 Ibadah yang Pahalanya Setara dengan Haji
BACA JUGA:Tak Mampu Haji dan Umrah? Jangan Khawatir, Coba Amalkan Amalan Ini, Pahalanya Setara!
Nabi mengajarkan kita shalat dan itu adalah sebaik-baik amal. Nabi mengerjakan, mengajarkan kepada kita puasa, mengajarkan kita umrah, haji, dan amalan-amalan yang lain. Dan di satu waktu Nabi juga mengajarkan kita cara berperilaku kepada orang-orang yang ada di sekitar kita.
Penting untuk belajar akhlak. Seriuslah dalam belajar akhlak sebagaimana kita serius dalam belajar shalat. Dalam sebuah hadis Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda, "Akmalul mukminina imanan ahsanuhum khuluqo."