Harga Daging Ayam di Musi Rawas Masih Tinggi Pasca Lebaran
Harga daging ayam di Pasar B Srikaton, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, masih tinggi yakni mencapai Rp42.000 per kilogram.--
MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID - Harga daging ayam di tingkat pedagang di Kabupaten Musi Rawas, masih terpantau tinggi meski perayaan Hari Raya Idulfitri telah usai.
Berdasarkan pantauan di lapangan, harga daging ayam di Pasar B Srikaton, Kecamatan Tugumulyo, masih berada di kisaran Rp42.000 per kilogram. Sementara di Pasar Megang Sakti, Kecamatan Megang Sakti, harga bahkan mencapai Rp49.000 per kilogram.
Harga tersebut dinilai masih tinggi, terlebih biasanya setelah Lebaran harga bahan pokok mulai mengalami penurunan. Namun hingga saat ini, harga daging ayam belum menunjukkan tanda-tanda penurunan sejak lebaran.
Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Musi Rawas, Fatimah, mengatakan bahwa berdasarkan hasil pantauan petugas di lapangan, harga daging ayam masih belum mengalami perubahan.
“Dari data hasil pantauan petugas kami, sampai saat ini harga daging ayam memang belum ada perubahan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, harga di Pasar B Srikaton masih di angka Rp42.000 per kilogram, sedangkan di Megang Sakti mencapai Rp49.000 per kilogram.
“Harga ini masih sama seperti minggu lalu atau sebelum lebaran,” ungkapnya.
Menurut Fatimah, tingginya harga daging ayam disebabkan oleh stok di tingkat pedagang yang belum stabil, meskipun permintaan masyarakat relatif normal.
BACA JUGA:Pasca Lebaran Polda Sumsel Intensifkan KRYD, 772 Kendaraan Sumbu Tiga Ditindak
BACA JUGA:Pasca Lebaran Bengkel Toto Kewalahan Layani Pelanggan
“Stok di pedagang belum normal, jadi harga masih tinggi. Kalau untuk pembeli masih relatif stabil,” jelasnya.
Ia menambahkan, jika pasokan daging ayam kembali normal, maka harga diperkirakan akan ikut stabil.
“Kemungkinan dua pekan setelah lebaran stok sudah normal dan harga akan kembali stabil,” ungkapnya.