Pasca Banjir 5 Jembatan Gantung di Muratara Putus, Ini yang Dilakukan Bupati
Bupati Muratara, H Devi Suhartoni -Foto : Dok. Linggau Pos-
MURATARA, KORANLINGGAUPOS.ID - Pasca bencana banjir kemarin di Kabupaten Muratara, Bupati Muratara H Devi Suhartoni sebut ada 5 jembatan gantung yang putus.
Kondisi ini lanjutnya, kondisi terberat pasca banjir kali ini.
Namun Devi memastikan, pihaknya tidak tinggal diam. Pemerintah sedang mengkonsolidasi termasuk ke TNI agar dibantu pembangunnya.
Devi juga ingatkan masyarakat yang jembatan gantung di desanya putus, untuk bersabar.
BACA JUGA:Banjir Sudah Surut, BPBD Muratara Tetap Waspada Bencana
BACA JUGA:Cepat Naik Cepat Turun, BPBD Sebut Banjir Muratara 2026 jadi Fenomena Baru
Membangun jembatan tidak bisa secepat diharapkan, karena butuh prosess dan ketersedian anggaran.
"Kalau kita yang membangun, kondisi saat ini kita tidak ada uang," tegasnya.
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel ini mengakui, ada yang kadang bertanya kenapa di daerah lain cepat. Ia menjelaskan, kalau daerah itu APBD nya besar maka biasanya mereka punya anggaran untuk bencana dalam jumlah yang besar. Setiap daerah ada ketersediaan anggaran, BTT namanya.
Muratara tegasnya, ada tetapi tidak banyak hanya lebih kurang Rp 1 miliar, karena APBD Kabupaten Muratara kecil, terutana sejak ada pemotongan anggaran ke daerah.
"Namun saat ini saya dan team pemerintah menjadikan masalah putusnya 5 jembatan ini, jadi skala perioritas utama, mengingat ini nadi ekonomi dan kehidupan masyarakat untuk ke kebun dan akses lainnya," tegasnya.