Apple Fokus Perbaiki Engsel iPhone Ultra Demi Kualitas Premium
Apple hadapi kendala engsel iPhone Ultra, proyek iPhone layar lipat terancam tertunda meski tetap ditargetkan rilis bersama iPhone 18 Pro.--
KORANLINGAUPOS.ID - Industri smartphone kembali dihebohkan dengan kabar terbaru dari Apple Inc. yang tengah mengembangkan iPhone layar lipat bernama iPhone Ultra, namun proyek ambisius ini dilaporkan menghadapi hambatan serius pada komponen engsel.
Laporan dari leaker Instant Digital menyebutkan bahwa mekanisme engsel iPhone Ultra belum mampu memenuhi standar kualitas tinggi Apple, terutama dalam pengujian buka-tutup jangka panjang yang intensif.
Masalah ini menjadi krusial karena engsel merupakan komponen utama dalam perangkat foldable, dan kegagalan pada bagian tersebut dapat memengaruhi durabilitas serta pengalaman pengguna secara keseluruhan.
Menurut sumber yang sama, Apple tidak akan melanjutkan produksi massal sebelum masalah keausan engsel benar-benar teratasi secara sempurna, bahkan jika harus menunda jadwal produksi sementara.
BACA JUGA:Apple Ubah Strategi, iPhone 18 Pro Max Fokus pada Keamanan Data Pengguna
BACA JUGA:iPhone Lemot dan Memori Cepat Penuh? Ini Cara Bersihkan Cache agar iPhone Kembali Ngebut
Sejak awal, Apple memang diketahui menaruh perhatian besar pada pengembangan teknologi engsel, termasuk rencana penggunaan material liquid metal atau logam cair yang lebih kuat dibandingkan logam konvensional.
Analis ternama Ming-Chi Kuo sebelumnya mengungkap bahwa material ini memiliki struktur atom unik yang membuatnya lebih tahan terhadap tekanan dan deformasi, bahkan lebih unggul dari titanium alloy.
Penggunaan liquid metal bukan hal baru bagi Apple, namun iPhone Ultra diprediksi akan menjadi implementasi terbesar teknologi tersebut dalam komponen mekanis penting.
Sejarah pengembangan material ini sendiri telah berlangsung lebih dari satu dekade sejak Apple menjalin kerja sama dengan Liquidmetal Technologies pada tahun 2010.
BACA JUGA:iPhone Ultra Fold Siap Ubah Standar HP Lipat: Layar Tanpa Lipatan hingga Desain Modular
BACA JUGA:Layar OLED Super Tajam dan Tahan Banting, iPhone 17e Kini Hadir di Indonesia
Selain engsel, tantangan lain yang dihadapi Apple adalah menghilangkan lipatan di layar, yang selama ini menjadi kelemahan utama smartphone foldable dari berbagai merek.
Apple dikabarkan mengembangkan solusi layar berbasis kaca ultra-tipis berlapis ganda untuk mendistribusikan tekanan secara merata dan meminimalkan bekas lipatan.
Meski begitu, laporan terbaru menyebut Apple mulai menerima bahwa sedikit lipatan mungkin tidak bisa dihindari, namun secara visual tetap dapat diminimalkan dalam penggunaan jangka panjang.
Menariknya, kendala teknis ini disebut tidak akan menggagalkan rencana peluncuran iPhone Ultra yang diperkirakan hadir bersamaan dengan seri iPhone 18 Pro.
Jika berhasil, iPhone Ultra berpotensi menjadi game changer di pasar foldable premium dengan standar kualitas khas Apple yang selama ini dikenal sangat ketat.