Setialah dengan Pasangan, Kenali 2 Hal Penularan HIV/AIDS

HIV/AIDS.-Foto: tangkapan layar Amigao Saude.-

KORANLINGGAUPOS.ID-Secara umum, Human Immunodeficiency Virus atau HIV merupakan tahap awal dari dari penyakit AIDS. 

Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan, HIV akan menyerang sistem kekebalan tubuh, sehingga daya tahan tubuh pasien akan melemah dan rentan diserang berbagai penyakit.

Apabila tidak mendapatkan penanganan yang cepat, HIV akan berkembang menjadi AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome. 

Pasien yang terpapar AIDS akan mengalami kondisi dimana tubuh tidak mampu melawan infeksi yang ditimbulkan.

BACA JUGA:7.719 Warga Sumsel Idap HIV / AIDS, Lelaki Suka Lelaki Pemicu Utamanya

BACA JUGA:Didominasi Laki-laki, Berikut Update Penderita HIV/AIDS di Musi Rawas, Lubuk Linggau dan Muratara

Dengan kata lain AIDS adalah stadium akhir dari Infeksi HIV.

Melihat keterangan diatas, maka sangat penting bagi kita untuk mengetahui berbagai penyebab dan pencegahan HIV/AIDS. 

Hal ini dilakukan agar kita dapat melakukan tindakan preventif dan menjauhi segala hal yang dapat membuat kita terpapar HIV/AIDS.

Proses penularan HIV/AIDS dibagi menjadi 2 jalur, yaitu cairan kelamin dan juga darah.

BACA JUGA:Lapas Narkotika Muara Beliti Bersinergi Bersama Dinkes Musi Rawas Lakukan Skrining HIV

BACA JUGA:Diduga Dipicu Penyuka Sesama Jenis, 537 Warga Sumsel Kena HIV

Sehingga faktor risiko dari HIV/AIDS tidak bisa dipisahkan dari kedua hal tersebut, diantaranya:

  1. Berganti-ganti pasangan dan berhubungan seksual melalui dubur/anus tanpa menggunakan kondom
  2. Menggunakan jarum suntik secara bersamaan.
  3. Penularan HIV/AIDS dari ibu hamil ke janin melalui plasenta
  4. Mendapatkan suntikan, transfusi darah atau prosedur medis lainnya yang tidak steril atau tidak dilakukan dengan profesional

Setelah mengetahui berbagai faktor risiko HIV/AIDS diatas, masyarakat juga perlu tau bagaimana cara mencegah HIV/AIDS yang benar, diantaranya:

  1. Setia dan menghindari berganti-ganti pasangan.
  2. Hindari penggunaan segala jenis narkotika, terutama yang melalui jarum suntik.
  3. Melakukan edukasi terkait penularan hingga pengobatan HIV/AIDS kepada masyarakat, agar proses penularan tidak terus berlanjut.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan