Drainase Menjadi Persoalan Utama Masyarakat Kota, Ini Sebabnya

Hendra Gunawan saat melakukan reses di Dapil 8 Sumsel--

LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID - Sebagian besar persoalan yang dirasakan masyarakat di bidang infrastruktur di Kota Lubuk Linggau, diantaranya  masalah drainase dan lampu penerangan jalan umum (JPU).

Lubuk Linggau kota maka pertumbuhan jumlah penduduk cepat bertambah sehingga kawasan permukiman menjadi padat.

Hal tersebut kata Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H Hendra Gunawan kepada KORANLINGGAUPOS.ID, Jumat 21 Februari 2024.

Menurut mantan Bupati Musi Rawas kondisi tersebut diketahuinya berdasarkan hasil reses yang dilaksanakan anggota DPRD Sumsel daerah pemilihan (Dapil) 8 Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang dilaksanakan di sejumlah kelurahan di Kota Lubuk Linggau, pekan lalu.

BACA JUGA:Sering Banjir di Jalan Sejahtera DPU Bangun Drainase Baru

BACA JUGA:Anggota DPRD Kota Lubuk Linggau Hj Rosmala Dewi Reses di Jawa Kiri, Warga Curhat Soal Drainase dan Sampah

Diantaranya Kelurahan Puncak Kemuning, Kelurahan Megang, Kelurahan Kali Serayu, Kelurahan Ulak Surung Kecamatan Lubuk Linggau Utara II.

Dengan bertambahnya jumlah pendudukan kawasan pemukiman semakin padat sehingga timbul masalah soal saluran pembuangan atau drainase.

Drainase yang sudah tidak memungkinkan lagi karena dampak dari padatnya pemukiman. Maka ketika hujan menyebabkan banjir karena drainase kecil sehingga tidak mampu menampung air hujan

"Masalah drainase memang menjadi masalah di kota. Lihatlah di kota-kota lain sering banjir akibat dari drainase yang tersumbat," jelasnya.

BACA JUGA:Air Hujan Sering Tergenang Warga Jalan Permai 16 Minta Bangun Drainase

BACA JUGA:Bertahun-tahun Kebanjiran, Warga Kelurahan Lubuk Kupang Kota Lubuklinggau Keluhkan Drainase Mereka yang Kecil

Maka dari itu perlu dilakukan perbaikan secara menyeluruh. Agar persoalan serupa tidak terulang di masa yang akan datang.

Terkait persoalan saluran pembuangan air, Hendra Gunawan himbau ketua RT untuk menggerakkan masyarakat melaksanakan  gotong-royong membersihkan saluran pembuangan yang tersumbat, jangan hanya mengandalkan Pemerintah.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan