Pelaku UMKM di Musi Rawas Berharap Bantuan Modal Usaha

Foto : Dok Pribadi Rara Snack- Foto : Dok Pribadi Rara Snack-

MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID – Melihat banyaknya pesanan dari masyarakat untuk makanan ringan seperti emping jagung di desanya, membuat salah seorang warga Dusun III Desa Kalibening Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas(Mura) berhasil mengembangkan usaha rumahannya. Bahkan usahanua ini dapat bertahan hingga saat ini.

Saat diwawancarai Sri Wilujeng mengaku sudah membuka Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang diberi nama RARA Snack cukup lama. 

Usahanya ini tidak hanya menjual satu produk saja, namun kini ada sekitar 12 macam makanan ringan yang diolahnya.

Perempuan yang aktif mengikuti kegiatan- kegiatan sosialisasi UMKM ini, sudah banyak dikenal, pasalnya setiap ada kegiatan yang memamerkan hasil UMKM produk buatannya selalu ada. Baik itu di tingkat Pemerintah Desa maupun di tingkat Kabupaten Musi Rawas.

BACA JUGA:Kelurahan Jawa Kanan Fokus Mengentaskan Kemiskinan Melalui Pengembangan UMKM

BACA JUGA: BSI KCP Muara Beliti Optimalkan KUR dan BUM, Dorong Pertumbuhan UMKM di Musi Rawas

"Saat ini tantangan yang dihadapi begitu besar, apalagi saat ini pelaku UMKM di setiap desa itu ada dengan menunjukan hasil produksi yang berbeda-beda jenis dan keunggulannya," ungkapnya kepada KORANLINGGAUPOS.ID, Minggu 23 Februari 2025.

Namun hal tersebut tidak membuatnya menyerah, bahkan dirinya terus bersemangat untuk memasarkan produks-produks makanan ringan buatannya, untuk saat ini yang masih menjadi andalan tersebut makanan ringan emping jagung.

"Apa lagi seperti saat ini menjelang bulan Suci Ramadan 1446 hijriah dan Hari Raya Idul Fitri, pesanan  emping jagung pasti meningkat, melihat dari tahun-tahun yang lalu itu peningkatan sampai dengan 3 kali lipat," ungkapnya.

Biasanya dengan produksi meningkat dirinya selalu mengajak warga sekitar rumahnya untuk membantu dirinya membuat makanan ringan yang banyak dipesan masyarakat, biasanya sampai 6 orang yang membantu kerja disini.

BACA JUGA:Kembangkan Usaha Pembuatan Kerupuk dan Stik Singkong, Pelaku UMKM di Musi Rawas Ini Berharap Dapat Bantuan

BACA JUGA:BSI Naikkan Kuota KUR 2025 Jadi Rp17 Triliun, Peluang Besar bagi UMKM

Bahkan makanan ringan buatannya dirinya telah banyak beredar di luar Kabupaten Musi Rawas, perna juga dibawah keluar negeri untuk ole-ole, untuk pemasaran sendiri dirinya aktif menawarkan ke kantor-kantor di Pemkab Musi Rawas, dan Pemkot Lubuk Linggau.

Selain itu dirinya juga selalu mengikuti seperti bazar, festival kuliner, bahkan acara-acara besar Pemerintah yang mengadakan pameran makanan ringan, kemudian aktif juga dengan media onlinenya seperti Facebook dan Instagram, dirinya juga mengaku siap pesan antar dengan jumlah tertentu dengan wilayah yang terjangkau. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan