Waspada! 10 Istilah Daging Babi dalam Makanan yang Wajib Diketahui Umat Muslim

Waspada! 10 Istilah Daging Babi dalam Makanan yang Wajib Diketahui Umat Muslim-Tangkap Layar -
KORANLINGGAUPOS.ID- Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim memiliki regulasi yang ketat terkait peredaran daging babi.
Namun, kemungkinan daging babi kontaminasi tetap ada, terutama di restoran asing yang beroperasi di dalam negeri atau dalam produk impor.
Sayangnya, daging babi sering kali tidak disebutkan secara langsung dalam label makanan.
Oleh karena itu, penting bagi umat Muslim untuk mengenali berbagai istilah yang digunakan untuk menyebut daging babi agar dapat menghindarinya.
BACA JUGA:Waduh Viral Lagi Mie Gacoan Mengandung Minyak Babi, Benarkah Cek FAKTANYA Begini
Bedasarakan kutipan KORANLINGGAUPOS.ID dati laman Detik.com, berikut inilah 10 istilah yang sering digunakan untuk menyamarkan daging babi dalam makanan:
1. Swine
Swine adalah istilah yang digunakan untuk menyebut spesies babi secara umum.
Kata ini sering muncul dalam literatur peternakan atau industri makanan.
BACA JUGA:Heboh Fenomena Langka! Anak Babi Bermata Satu Lahir di TTU, NTT
Jika suatu produk mencantumkan kata "swine," maka bahan dasarnya berasal dari babi.
2. Hog
Hog merujuk pada babi yang memiliki berat lebih dari 50 kilogram.
Dalam industri makanan, istilah ini digunakan untuk membedakan ukuran babi yang lebih besar, terutama dalam olahan daging.