Ini Skala Super Prioritas Pembangunan di Kabupaten Muratara
Bupati Muratara H Devi Suhartoni saat diwawancari presenter CNBC - Foto : SC Video CNBC-
MURATARA, KORANLINGGAUPOS.ID - Di tengah pemberlakuan efesiensi anggaran, Bupati Muratara H Devi Suhartoni optimis tidak terlalu berdampak terhadap pembangunan di Kabupaten Muratara.
Devi menegaskan, pihaknya sudah menetapkan apa saja yang menjadi skala super prioritas pembangunan di Muratara kedepannya.
"Sudah kita godok lagi, dan fokus kita kedepam yang masuk skala super prioritas, yakni Ketahanan Pangan, ini sangat penting, lalu ekonomi kerakyatan, pendidikan, kesehatan serta keamanan daerah. Ini yang kita fokuskan kedepannya," tegas Devi dilansir dalam tayangan CNBC.
Devi mengakui, tantangan saat ini dalam mengembangkan ekonomi di daerah yakni infrastruktur jalan. Ia bersyukur, saat ini trand Investasi di Muratara cukup positif.
BACA JUGA:Menikmati Keindahan Danau Merung, Destinasi Wisata Unggulan di Kabupaten Muratara
BACA JUGA:Disperindagkop Muratara Terus Ingatkan Pangkalan Tak Jual LPG Jauh Diatas HET
"Trend investasi di daerah kita cukup baik, karena daerah kita kaya Sumber Daya Alam (SDA), seperti ada emas, baru bara, galena dan kelapa sawit. Trendnya naik karena beberapa pabrik dibangun, jalan pertambangan sudah mulai dengan investasi senilai Rp 1,9 triliun. Investasi dari pemerintah daerah dengan membangun Gardu Induk (GI) senilai Rp 600 miliar," ungkapnya.
Devi bersyukur, Kabupaten Muratara yang kaya akan SDA menjadi anugerah tersendiri dari Allah SWT. Untuk itu pihaknya berkomitmen kedepannya akan terus mendorong terus pertumbuhan ekonomi masyarakat, agar kedepan Kabupaten Muratara benar-benar makmur dan berbanding dengan SDA yang ada.
"Dan dampak sumbangsih ke pendapatan kita juga dengan SDA yang ada cukup besar, khususnya dari Dana Bagi Hasil (DBH), kemudian dari pajak orang bekerja dan PNBP hampir 40 persen. Anugerah ini tinggal kita kelola dengan baik, agar bermanfaat untuk seluruh masyarakat Muratara," jelasnya.
Kedepan, ia menambahkan ada satu kecamatan yang kedepan fokusnya tidak dibidang perkebunan.
BACA JUGA:Motivasi Siswa Lanjut Kuliah, Banyak Pelajar SMAN Rupit Muratara Masuk PTN Jalur Prestasi SNBP 2025
BACA JUGA:Dini Tanzila Putri Dita Resmi Jabat Ketua TP PKK Kecamatan Nibung Muratara
"Yakni Kecamatan Ulu Rawas, karena paling besar diapit hutan lindung dan taman nasional. Jika ingin dikembangkan dibidang pertanaian tidak mungkin. Untuk itu saya sudah berkoordinasi dengan TAPD disana fokus ke perikanan dan peternakan," tambahnya.