Kiat Membawa Pernikahan yang Langgeng, Suami Istri Wajib Baca
Beberapa Firman Allah SWT dalam Al-Quran menjelaskan bagaimana kiat menjaga pernikahan menjadi langgeng.-Foto: MUI-
KORANLINGGAUPOS.ID - Pernikahan merupakan hubungan sakral yang menyatukan dua insan yang berbeda latar belakang bahkan budaya.
Dalam Alquran, banyak ayat yang menjelaskan bagaimana kiat menjaga pernikahan menjadi langgeng.
Sebagaimana yang dipraktikkan keluarga Imran, sosok yang disebutkan namanya karena keberhasilan dalam membina pernikahan, melahirkan keluarga yang mulia, yaitu Sayyidah Maryam.
Salam tulisan karya Ustadz Azmi Abubakar, Penyuluh Agama Islam yang diedit Amien Nurhakim dan dimuat dalam laman resmi NU Online, Ustadz Azmi menuliskan Allah SWT berfirman dalam Surah Ali Imran ayat 33 dan 34 yang artinya: “Sesungguhnya Allah telah memilih (ishthifa’) Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga Imran melebihi segala umat (pada masa masing-masing). Sebagai satu keturunan, sebagiannya adalah (keturunan) dari sebagian yang lain. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.”
BACA JUGA:Angka Pernikahan Usia Dini Mencapai 31%, DPPPA Musi Rawas Mengatasinya Pakai Program SAPU
BACA JUGA:Viral! Wanita OKU, Sumsel Dinikahi Pria New Zealand, Mahar Miliaran Jadi Sorotan Netizen
Ustadz Azmi menambahkan, begitu halnya dengan keluarga Nabi Ibrahim, kelanggengan perkawinan ini ditunjukkan dengan ketaatan bersama kepada Allah SWT yang luar biasa.
Tulis Ustadz Azmi, dari keluarga Ibrahim berlanjut kepada keturunan beliau yang mulia, yaitu keluarga Rasulullah, di mana rumah tangga Nabi adalah madrasah keluarga terbaik sepanjang kehidupan.
Dari sini Al-Quran mengisyaratkan agar pernikahan dibina secara langgeng, sakinah, mawaddah wa rahmah.
Allah SWT berfirman dalam Surah Ar Rum ayat 21 artinya, "Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir."
BACA JUGA:Luna Maya dan Maxime Bouttier Segera Menikah, Inilah Fakta-Fakta Menarik Terungkap
BACA JUGA:Pimpinan Ponpes Apresiasi Wali Kota Lubuk Linggau yang Melarang Trend Meumere di Pernikahan
Ibnu Asyur dalam kitabnya Tahrir wa Tanwir jilid 22, halaman 77 menjelaskan makna ayat ini: "Ini adalah ayat kedua yang di dalamnya terdapat nasihat dan pengingat akan tatanan umum manusia, yaitu tatanan pernikahan, pembentukan keluarga, dan dasar keturunan, yang merupakan tatanan yang menakjubkan yang telah Allah tetapkan dengan kuat dalam diri manusia, yang darinya hanya orang-orang yang sesat yang dapat menyimpang."
Selanjutnya tulis Ustadz Azmi, Ibn Asyur menjelaskan makna sakinah dalam ayat tersebut yang artinya, “Di sini kata ini dipinjam sebagai perumpamaan untuk kegembiraan jiwa karena ia menghilangkan kesepian, kesedihan, dan kemuraman.”