JCH dari Sumsel Mulai Tour City Madinah
City Tour Religi di Kota Madinah yang merupakan bagian dari rangkaian bimbingan manasik haji di Tanah Suci diikuti JCH asal OKU Tomur, Kamis 8 Mei 2025 - Foto : Dok. Sumateraekspres.id-
SUMSEL, KORANLINGGAUPOS.ID - Sebanyak 370 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 3 Embarkasi Palembang (PLM) punya kegiatan seru Kamis 8 Mei 2025.
Mereka melaksanakan city tour religi di Kota Madinah yang merupakan bagian dari rangkaian bimbingan manasik haji di Tanah Suci.
Tour City dirancang untuk menambah wawasan sejarah dan spiritual para jamaah.
Dilansir dari sumateraekspres.id, city tour tersebut dimulai sejak pagi hari dan melibatkan kunjungan ke sejumlah lokasi penting yang sarat nilai sejarah dalam perkembangan Islam.
BACA JUGA:Usai Salat Subuh Berjamaah 242 JCH Lubuk Linggau Berangkat ke Palembang
BACA JUGA:Kemenag Lubuk Linggau Siap Berangkatkan 242 JCH, 19 Mei Berangkat ke Embarkasi Palembang
Masjid Quba menjadi destinasi utama yang dikunjungi, disusul oleh Masjid Qiblatain, kawasan Khondak, Jabal Uhud, dan Kebun Kurma.
H. Ali Taufiq sebagai Ketua Kloter 3 OKU Timur mengatakan kegiatan ini berjalan lancar dan penuh antusiasme dari para jamaah.
Kata Ali Taufiq, meskipun cuaca cukup terik, jamaah tetap semangat mengikuti seluruh rangkaian kunjungan hingga menjelang waktu Zuhur.
Usai kegiatan city tour, para jamaah kembali mengikuti Salat Zuhur berjamaah sebagai bagian dari komitmen melaksanakan salat Arbain di Masjid Nabawi selama di Madinah.
BACA JUGA:Petugas Kloter 17 PLM Silaturahmi dengan JCH Musi Rawas
BACA JUGA:Setiap JCH Sumsel Dapat Living Cost 750 Riyal, Diperiksa Ketat Sebelum Terbang
Arbain sendiri merupakan ibadah salat berjamaah sebanyak 40 waktu tanpa terputus selama delapan hari berturut-turut.
Salah satu titik paling mengesankan dalam city tour tersebut adalah kunjungan ke Masjid Quba, yang diyakini sebagai rumah ibadah pertama yang dibangun oleh Rasulullah SAW saat hijrah dari Mekkah ke Madinah.