Kerusakan Jalan Lintas Sangat Parah Pengaruhi Waktu Tempuh

Jalan Lintas Sumatera tepatnya Desa Lubuk Rumbai Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan rusak parah--foto muhammad yasin/koranlinggaupos.id--

MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID - Warga yang melintas di Jalan Lintas Sumatera dari Muara Beliti Hingga Kecamatan Muara Kelingi mengeluh. Pasalnya jalan lintas tersebut mengalami kerusakan cukup parah karena jalan berlubang sangat dalam.

Tidak hanya pengendara yang mengeluh warga yang bermukim di pinggir jalan lintas mengeluh karena pada saat panas berdebu yang luar biasa banyak. Sedangkan pada saat hujan jalan menjadi becek.

Kepala Desa (Kades) Mandi Aur Kecamatan Muara Kelingi, Dodi Johan mengatakan, jalan rusak menghambat akses lalu lintas karena kerusakan jalan sangat parah mempengaruhi waktu tempuh.

Menurutnya dulu sebelum jalan rusak dari Desa Mandi Aur  ke Ibukota Kabupaten Musi Rawas, Muara Beliti bisa ditempuh dalam waktu 30 menit saja. "Tapi sekarang sejak jalan rusak 1 jam baru sampai Beliti. Nanggung sekarang ini, ke Beliti saja butuh waktu 1 jam," katanya.

BACA JUGA:Ada Keluhan Soal Jalan Rusak, Pemkot Lubuk Linggau Siapkan Tim Reaksi Cepat

BACA JUGA:Pemkot Lubuk Linggau Respon dan Akan Melakukan Perbaikan Jalan Rusak di Cereme

Ia berharap jalan rusak tersebut segera diperbaiki oleh Pemerintah Pusat melalui Balai Jalan Nasional. "Inikan jalan lintas kewenangan Pemerintah Pusat, bukan jalan Kabupaten Musi Rawas. kami berharap segera diperbaiki," harapnya. 

Dodi mengaku bingung kenapa begitu lambat perbaikan jalan tersebut. Sebab menurunya bisanya tidak sampai terlalu parah jalan negara diperbaiki karena ada program perawatan. 

Dodi menduga hal itu terjadi mungkin terkait efisiensi anggaran. "Mungkin ini dampak dari efisiensi anggaran. Tapi tidak boleh seperti itu jalan merupakan hajat hidup orang banyak," katanya menduga.

Terpisah, Tarmizi warga Lubuk Rumbai Kecamatan Tuah Negeri mengatakan bahwa jalan rusak sudah lebih dari 6 bulan. "Sudah lama jalan rusak lebih dari 6 bulan. Setiap hari kami kena debu dari jalan yang rusak itu. Lihatnya ini debu semua," katanya kepada KORANLINGGAUPOS.ID.

 BACA JUGA:Dinas PUPR Segera Perbaiki Jalan Rusak Sebelum Lebaran Ditarget Selesai

BACA JUGA:20 Perusahan Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Kabupaten Musi Rawas

Menurutnya hampir setiap hari ia melihat mobil patah atas karena melitas di jalan yan berlubnag cukup dalam. "Setiap hari kami melihat mobil patah As ketika melintas di lubang cukup dalam itu," jelasnya sembari menunjukan jalan yang berlubang.         

Menurutnya kerusakan jalan sudah sangat parah, harusnya segera diperbaiki. "Kami berharap jalan ini segera diperbaiki," harapnya. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan