Antisipasi PMK, 600 Ekor Hewan Ternak di Lubuk Linggau Divaksin PMK
Petugas Puskeswan Kota Lubuk Linggau, melakukan vaksin PMK terhadap sapi milik petani--foto Dokumen Puskeswan Kota Lubuk Linggau--
LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID - Antisipasi penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap hewan ternak berkaki empat, khususnya sapi dan kerbau Petugas Puskeswan Kota Lubuk Linggau, melakukan vaksin PMK.
"Kita sedang melakukan vaksin PMK terhadap sapi dan kerbau yang dipelihara peternak," kata Koordinator Puskeswan Kota Lubuk Linggau, Hardianto, SP kepada KORANLINGGAUPOS.ID.
Menurut Hardianto vaksin bantuan dari Kementerian Pertanian Direktorat Jenderal (Dirjen) Peternakan melalui Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Bantuan yang diterima sebanyak 600 dosis.
"Kita dapat bantuan 600 dosis karena memang populasi sapi dan kerbau di Kota Lubuk Linggau, tidak banyak hanya 850 ekor. Populasi tersebut dipastikan berkurang karena disembelih pada saat Hari Raya idul Adha baik untuk kurban maupun dijual ke pedagang daging," jelasnya.
BACA JUGA:Layanan Operasi DItanggung BPJS Kesehatan Sesuai PMK Nomor 28, Ini Daftar dan Rincian Biayanya
BACA JUGA:Realisasi Vaksin PMK 90,404 Persen Dari Target 2.750 Dosis
Hardianto menyebut bulan Agustus 2025 ada lagi untuk boster sebanyak 200 dosis.
"Rencananya bulan Agustus ada lagi vaksin booster sebanyak 200 dosis," paparnya.
Sejauh ini hewan ternak di Kota Lubuk Linggau aman bebas dari PMK.
"Sejauh ini kasus PMK di Kota Lubuk Linggau tidak ada. Alhamdulilah, aman. Namun kita tetap antisipasi," jelasnya.
BACA JUGA:Cegah PMK Petugas Puskeswan Kota Lubuk Linggau Vaksin 600 Ekor Sapi
BACA JUGA:Cegah PMK Puskeswan Kota Lubuk Linggau Vaksin 500 Hewan Ternak
Hardianto menyebut populasi sapi dan kerbau 90 persen di Kecamatan Lubuk Linggau Utara I, Lubuk Linggau Utara II, Lubuk Linggau Selatan I dan Lubuk Linggau Selatan II. Sekitar 10 persen di Kecamatan Lubuk Linggau Timur I, Lubuk Linggau Timur II, Lubuk Linggau Barat I dan Lubuk Linggau Utara II.
Kasus PMK di Kota Lubuk Linggau sempat merebak pada tahun 2021, dimana setidaknya 10 ekor sapi mati di Kelurahan Margorejo Kecamatan Lubuk Linggau Utara I dan Kelurahan Air Temam Kecamatan Lubuk Linggau Selatan I.