TK ABA 1 Lubuk Linggau Mencetak Generasi Berkarakter Sejak Usia Dini
Para anak didik TK ABA 1 Lubuk Linggau setelah Sholat Dhuha bersama-Foto : Dok. TK ABA 1 Lubuk Linggau -
LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID — Pendidikan karakter menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi masa depan yang tangguh, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Di tengah arus modernisasi dan digitalisasi, TK ABA 1 Lubuk Linggau konsisten memberikan pendidikan anak usia dini yang menanamkan nilai-nilai spiritual, kebajikan, nasionalisme, dan perdamaian sejak dini.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala TK ABA 1 Lubuk Linggau, Nurnianah, saat dibincangi oleh wartawan KORANLINGGAUPOS.ID.
" Melalui kegiatan seperti praktik ibadah, pembelajaran Al-Qur’an, dan pengenalan nilai-nilai kebajikan, anak-anak dibimbing untuk mengenal Tuhan, mencintai sesama, dan menghargai lingkungan,"ungkap Kepala TK ABA 1 Lubuk Linggau, Nurnianah.
BACA JUGA:TK ABA 1 Lubuk Linggau Dorong Kreativitas Anak Lewat Outing Class Edukatif
BACA JUGA:Tanamkan Nilai Islami Sejak Dini, ini Harapan TK ABA 1 Lubuk Linggau
Ia juga mengatakan, anak-anak diajak untuk mengaji dan mengenal huruf Hijaiyah secara menyenangkan, sholat Dhuha bersama sebagai pembiasaan ibadah harian, menghafal surah-surah pendek seperti Al-Fatihah, An-Nas, dan Al-Ikhlas serta mengamalkan doa sehari-hari, seperti doa sebelum makan, sebelum tidur, dan saat masuk kelas.
TK ABA 1 Lubuk Linggau menerapkan empat strategi utama dalam membentuk karakter anak, Guru dan staf menjadi contoh nyata dalam perilaku sehari-hari.
Kepala Sekolah TK ABA 1 Lubuk Linggau, Nurnianah menegaskan bahwa pendidikan karakter tidak berhenti di sekolah. Ia mengajak orang tua untuk melanjutkan pembinaan di rumah agar anak-anak tetap mengamalkan nilai-nilai yang telah dipelajari.
"Harapan kami anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang religius, kreatif, dan berani menghadapi dunia dengan nilai-nilai luhur,” ujarnya.
TK ABA 1 Lubuk Linggau bukan sekadar taman kanak-kanak ia adalah tempat tumbuhnya harapan, tempat anak-anak belajar menjadi manusia seutuhnya. Di sinilah karakter dibentuk, nilai ditanamkan, dan masa depan bangsa mulai dirancang.