Ketua BAZNAS Musi Rawas Optimis Program Z-Chicken Dapat Meningkatkan Ekonomi Umat

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Musi Rawas, KH Bahana Jaalhaq Taqwalah SPDI, MA, CFRM-Foto : -dokumen pribadi

MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID- Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Musi Rawas, KH Bahana Jaalhaq Taqwalah SPDI, MA, CFRM optimis program peningkatan ekonomi umat yang digagas BAZNAS Republik Indonesia (RI) berupa pemberian bantuan modal usaha Z-Chicken dapat meningkatkan ekonomi mustahik.

"Kita optimis mustahik yang mendapatkan bantuan modal untuk usaha Z-Chicken ekonominya akan meningkat yang tadinya mustahik akan menjadi muzakki," katanya kepada KORANLINGGAUPOS.ID, Jumat 1 Agustus 2025.

Diketahui bahwa, mustahik merupakan orang yang berhak menerima zakat dalam Islam. Sedangkan muzaki merupakan sebutan orang yang mampu menunaikan zakat.

Menurutnya, paling tidak pendapatan atau keuntungan standar UMK (Upah Minimum Kabupaten) sekitar Rp 3.600.000 perbulan, bahkan bisa lebih.

BACA JUGA:BAZNAS Musi Rawas Bedah 3 Unit Rumah RTLH jadi Layak Huni

BACA JUGA:Kemenag dan Baznas Musi Rawas Gelar Lebaran Yatim dan Difabel, Salurkan 200 Paket Bantuan

"Tujuannya adalah setiap mustahik akan mendapatkan penghasilan yang bisa melewati UMK. Penghasilan bersih yang dibawa ke keluarga dari penjualan Z-Chiken ini bisa menembus angka UMK sekitar Rp 3,6 juta, syukur-syukur bisa lebih," harapnya.

Menurutnya, mustahik yang mendapatkan bantuan modal usaha Z-Chicken tidak dibiarkan begitu saja tapi dibimbing mulai dari pengolahan ayam hingga cara memasak sesuai standar Z-Chiket. Disamping itu juga dibantu pemasaran produk dengan dipromosikan secara online di media sosial.

Dan juga dipantau perkembangan penjualan jika ada satu outlet dagangannya belum habis maka akan dijual ke gerai yang sudah habis produknya, sehingga semua outlet mendapatkan penghasilan.

BACA JUGA:19 Ekor Sapi Kurban Milik BAZNAS Musi Rawas Sudah Terjual Sisa 6 Ekor

BACA JUGA:BAZNAS Musi Rawas Akan Pindah Kantor di Dekat Mall Pelayanan Publik

"Perkembangan penjualan dipantau dan dievaluasi apa penyebab ada gerai yang laku dan tidak laku padahal rasa sama harga juga sama. Akan dievaluasi apakah penyebab gerai yang tidak laku bukanya telat dan tutupnya cepat atau memang tempat kurang strategis," jelasnya.

Disamping itu juga ada pembinaan secara digital. Semua gerai Z-Chiket sebanyak 30 titik akan dipromosikan secara online di medsos. JIka ada pesanan akan akan dideteksi gerai mana yang terdekat, maka gerai yang terdekat itulah yang akan melayani pesanan. Jadi ada bantuan marketing.

Kemudian secara spiritual atau serah ruhiyah seperti misalnya rutin melaksanakan shalat Dhuha, Berdoa, membaca surat Al-Waqiah, ketika masak Z-Chiken dalam keadaan berwudhu.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan