Gara-gara ini, Mendikdasmen RI Melarang Anak-anak Main Game Roblox
Ilustrasi Game Roblox - Foto: Dok. Detik Edu-
LUBUK LINGGAU, KORANLINGGAUPOS.ID - Prof. Abdul Mu'ti Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia melarang anak-anak untuk bermain game Roblox.
Karena game ini mengandung adegan kekerasan, oleh sebab itu tidak baik.
Mendikdasmen menjelaskan tingkat intelektualitas siswa SD masih belum dapat membedakan mana adegan yang nyata dan rekayasa.
Dikarenakan anak SD bisa menjadi peniru ulung, maka mereka berpotensi melakukan tindakan kekerasan di dunia nyata seperti yang mereka saksikan dalam game.
BACA JUGA:Wali Kota Lubuk Linggau : Kita Tidak Melarang Pedagang Berjualan, Hanya ditertibkan
BACA JUGA:Perangi Narkoba dan Perjudian, Bupati Muba Tegas Melarang Musik Remix
Di tingkat SD, tingkat intelektualitasnya belum mampu membedakan mana adegan nyata dan rekayasa, menurut Mu'ti.
Menjadi peniru ulung, anak di usia SD tanpa ragu bisa melakukan tindakan yang mereka lihat di dalam game
"Misalnya mohon maaf ya, kalau di game itu dibanting, itu kan tidak apa-apa orang dibanting di game. Kalau dia main dengan temennya, kemudian temennya dibanting, kan jadi masalah," jelas Mu'ti dikutip dari Detik Edukasi, Selasa 5 Agustus 2025.
Roblox menawarkan lanskap visual yang menyenangkan dan kekanak-kanakan. Permainan ini menghadirkan avatar-avatar kotak kartun yang berlari, melompat, dan berguling-guling di latar belakang lingkungan yang berwarna cerah dan dinamis.
BACA JUGA:Disdikbud Lubuk Linggau Tegas Melarang Wisuda, PAUD/TK/SD/SMP Negeri Swasta Diminta Patuh
BACA JUGA:4 Sebab Islam Melarang Pacaran, ini Solusi Terbaiknya
Pengguna akan disambut dengan simulasi kastil abad pertengahan, restoran pizza, hingga pesawat ruang angkasa.
Melalui kontrol seperti menautkan akun anak dengan orang tua dan menyesuaikan pengaturan kedewasaan konten, orang tua memang tampaknya dapat dengan mudah mengawasi. Roblox juga baru-baru ini mengumumkan fitur baru untuk orang tua pengguna di bawah 13 tahun, mencakup fitur untuk memblokir atau melaporkan teman anak-anak mereka dan memblokir anak-anak mereka dari permainan dan pengalaman tertentu.