DPPKB Musi Rawas Buka Layanan KB Gratis di 14 Kecamatan
Kepala DPPKB Musi Rawas, Ir. H Tri Retiyanto., MM didampingi Kabid KB Irwansyah, dan Camat Sumber Harta foto bersama dalam kegiatan Pelayanan KB Gratis di Kecamatan Sumber Harta-Foto :Dok. DPPKB Mura-
KORANLINGGAUPOS.ID - Guna memperingati World Contraception Day (WCD) Tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Mura) melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Mura melaksanakan serangkaian kegiatan.
LAPORAN MUSLIMIN, MUSI RAWAS
Kegiatan yang diadakan 1 hingga 12 September 2025 tujuannya untuk meningkatkan kesadaran Masyarakat terkait pentingnya penggunaan alat kontrasepsi.
Kegiatan pelayanan KB serentak ini fokus utamanya untuk meningkatkan jumlah akseptor baru di 14 kecamatan Kabupaten Musi Rawas.
BACA JUGA:Turunkan Angka Stunting, ini yang Dilakukan DPPKB Musi Rawas
Kepala DPPKB Musi Rawas, Ir. H Tri Retiyanto., MM melalui Kepala Bidang (Kabid) Keluarga Berencana (KB) Irwansyah menyatakan hingga saat ini semua tim di lapangan sudah bekerja melaksanakan kegiatan pelayanan KB Serentak di wilayah kerjanya masing-masing.
"Program ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Daerah Khususnya Kabupaten Mura dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dan mewujudkan keluarga yang berkualitas," jelasnya saat diwawancara KORANLINGGAUPOS.ID, Kamis 11 September 2025.
Bahkan melalui momen WCD ini DPPKB Musi Rawas mengajak masyarakat agar memastikan setiap pasangan usia subur memiliki akses mudah terhadap informasi dan pelayanan Kontrasepsi yang lengkap.
Selama pelaksanaan kegiatan ini, DPPKB Mura bersama mitra kerja seperti Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan Klinik Pratama serta Puskesmas di masing-masing kecamatan , membuka layanan KB gratis di berbagai titik layanan Kesehatan.
BACA JUGA:DPPKB Musi Rawas Launching Gerakan GATI, Penguatan Peran Ayah Dalam Keluarga
BACA JUGA:DPPKB Adakan Koordinasi Integrasi Pembangunan Lintas Sektor di 14 Kecamatan
Adapun layanan yang diberikan mencakup semua jenis kontrasepsi, metode kontrasepsi jangka panjang (IUD/Implan) dan suntikan, melalui kunjungan rumah PLKB/IMP/ Kader dengan pemberian pil/kondom tentunya dibawah pengawasan bidan setempat.
"Kami pun menyadari bahwa masih banyak masyarakat , terutama di desa-desa yang belum sepenuhnya memahami manfaat dari KB. Oleh karena itu, tim langsung turun ke desa-desa untuk pembuka pos pelayanan yang mudah dijangkau oleh masyarakat," jelasnya.
Untuk target pelayanan dari Hari Kesehatan Sedunia (HKS) sebanyak 1.363 akseptor dengan rincian Kecamatan Tugumulyo 167, Kecamatan Muara Lakitan 126, Kecamatan Muara Kelingi 144, Kecamatan Jayaloka 60 Kecamatan Muara Beliti 98 Kecamatan STL Ulu Terawas 113, Kecamatan Selangit 74.