Turun Angka Kasus TBC Siapkan Rontgen Gratis ke Daerah

Petugas Dinas Kesehatan Lubuk Linggau screening pasien TBC di Lapas Lubuk Linggau -FOTO : Dokumen Dinas Kesehatan Lubuk Linggau-

KORANLINGGAUPOS.ID - Penularan Tuberkulosis (TBC) cukup tinggi di Indonesia. Di Lubuk Linggau sendiri terdata, sebanyak 433 orang menderita penyakit TBC. 

Penderita TB pada laki-laki lebih banyak daripada perempuan, dimana terdata jumlah penderita TB pada laki-laki sebanyak 258 orang dan pada perempuan berjumlah sebanyak 175 orang. Data tersebut dari Dinas Kesehatan Kota Lubuk Linggau yang tercatat sejak Januari hingga Agustus 2025.

Untuk itu, penanganan TBC saat ini terus digalakan oleh pemerintah untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat TBC di Indonesia.

Dikutip dari laman Kemenkes RI, Wakil Menteri Kesehatan Prof. Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan, kasus TBC di Indonesia diperkirakan mencapai 1.060.000 orang. Namun baru sekitar 90 persen yang berhasil teridentifikasi dan ternotifikasi.

BACA JUGA:Sepanjang 2025 Ada 433 Kasus TBC di Lubuk Linggau

BACA JUGA:Kenali 6 Gejala TBC, Salah Satunya Berkeringat Malam Hari

Angka kematian akibat TBC juga masih tinggi. Data tahun 2022 menunjukkan 386 kasus per 100 ribu penduduk. Target mereka menurunkan menjadi 65 per 100 ribu penduduk pada tahun 2030.

Menurutnya, capaian notifikasi tersebut menunjukkan kemajuan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun 2022 notifikasi kasus baru 56 persen, sekarang sudah naik berkat program percepatan melalui pemeriksaan rutin dan active case finding yang mampu menemukan kasus aktif yang sebelumnya tidak terdeteksi,” jelasnya.

Menurut Prof Dante menambahkan, banyak kasus TBC tidak terdiagnosis karena gejalanya mirip penyakit ringan.  Salah satu inovasi yang mulai diterapkan adalah pemeriksaan TBC menggunakan rontgen secara massal. Pemerintah daerah Jawa Tengah sudah memulainya dengan pemeriksaan rontgen, dan ini terbukti efektif. Ke depan, pemerintah pusat merencanakan penyediaan alat rontgen untuk seluruh kabupaten/kota di Indonesia. 

BACA JUGA:Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Skrining TBC Langsung dari Dinkes dan BLKM Palembang

BACA JUGA:Angka Penderita TBC di Musi Rawas Masih Tinggi

“Kalau anggaran mencukupi, setiap dari 514 kabupaten/kota akan mendapatkan alat rontgen. Alat ini akan digunakan secara bergilir ke kecamatan-kecamatan dan diberikan gratis untuk masyarakat dalam rangka pemeriksaan kesehatan maupun active case finding TBC,” ungkapnya. 

Selain rontgen, deteksi dini TBC juga dilakukan melalui pemeriksaan fisik dan formulir skrining. Dengan kombinasi metode ini, Prof. Dante optimistis angka kasus TBC dapat ditekan secara signifikan. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan