Wabup Muba: NU Tidak Boleh Dimanfaatkan dalam Ajang Politik
Wakil Bupati Muba Kyai Rohman hadiri peringatan Maulid Nabi dan pelantikan pengurus NU di Pangkalan Tungkal, Minggu 21 September 2025-Foto : Pemkab Muba-
MUBA, KORANLINGGAUPOS.ID - Ratusan jemaah memenuhi halaman masjid Al-Hikmah, Dusun 002 (Pemekaran), Desa Pangkalan Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya, pada Minggu 21 September 2025.
Mereka hadir untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H sekaligus menyaksikan pelantikan kepengurusan Nahdlatul Ulama (NU), Muslimat, dan Fatayat Ranting Desa Pangkalan Tungkal. Acara ini menjadi bukti nyata sinergi kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat ukhuwah Islamiah, membangun moral, dan sosial di kawasan pelosok.
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba), Kyai Rohman, serta jajaran pejabat dan tokoh agama terkemuka. Turut hadir Camat Tungkal Jaya, Yudi Suhendra, S.E., M.Si., Kapolsek Tungkal Jaya diwakili Kanit Reserse Ipda Candra , para perwakilan OPD, Forkopimcam dan para perangkat desa se-Kecamatan Tungkal Jaya.
Kehadiran para Kepala Perangkat Daerah dari Kabupaten Muba, seperti Plt. Ka. Disdikbud Drs. Syafarudin, M.Si., Plt. Kepala dinas PUPR diwakili Sekretaris Musa Firdaus S.E., dan Plt. Kabag Kesra Herianto, S.Pd.I., M.Si., menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam mendukung kegiatan keagamaan. Kepala Desa Pangkalan Tungkal, Dedi Irawan, serta tokoh agama dan masyarakat juga hadir, menambah khidmatnya acara.
BACA JUGA:Siapa Pengurus NU Semua Tingkatan Jadi Kontestan Pilkada 2024 Dinonaktifkan, Ini Isi Surat PBNU
BACA JUGA:Jangan Mudah Terprovokasi, Pengamat Politik : Yuk Nasionalis Sesuai Bidang Kita Masing-masing
Acara ini semakin istimewa dengan kehadiran penceramah dari PP Hidayatul Fudhola Wali Songo, KH. Abdul Hadi Chamzah.
Tokoh-tokoh NU dari berbagai tingkatan, termasuk Ketua NU Muba, KH. Muhammad Jazuli, Ketua MWC NU Tungkal Jaya, K. Ahid Jamaludin, M.Pd., serta para pengurus pondok pesantren se-Kecamatan Tungkal Jaya, turut hadir, menunjukkan soliditas dan komitmen tinggi terhadap perjuangan NU.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kyai Rohman menyampaikan rasa bangganya atas sambutan masyarakat Pangkalan Tungkal. Beliau menekankan bahwa Maulid Nabi adalah momentum introspeksi diri dan ajang silaturahmi untuk memperkuat ukhuwah Islamiah.
"NU adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah perjuangan kemerdekaan. Oleh karena itu, para pejabat harus menyadari bahwa NU tidak boleh tertinggal dan tidak boleh dimanfaatkan hanya sebagai ajang politik," tegas Kyai Rohman.
Beliau mengingatkan pengurus yang baru dilantik untuk terus berjuang menegakkan kalimat Allah SWT dan memegang teguh ideologi Ahlussunnah wal Jama'ah. Inti dari ideologi ini adalah mengikuti ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah, serta mengikuti pemahaman yang telah disepakati oleh para sahabat, dan ulama terdahulu. Ahlussunnah wal Jama'ah juga dikenal karena karakteristiknya yang moderat (tawassuth), toleran (tasamuh), seimbang (tawazun), dan adil (i’tidal).
BACA JUGA:Hadiri Peluncuran Buku ‘Politik Akar Rumput Herman Deru’, Begini Ungkapan Bupati Muba
Kyai Rohman juga menyoroti keseriusan pemerintah dalam membangun kawasan pelosok. Sebagai bukti, ia menyebutkan bahwa status lahan telah diurus hingga menjadi hak milik sah. "Inilah contoh keseriusan dalam mengembangkan kawasan di pelosok," tambahnya. Beliau berharap para pengurus NU, Muslimat, dan Fatayat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjadi penggerak moral dan sosial, serta berperan aktif dalam pembangunan di Kecamatan Tungkal Jaya dan Kabupaten Muba.