RSUD Dr. Sobirin Pangeran M. Amin Jaga Ketersediaan Stok Darah
Kegiatan donor darah yang digelar di RSUD Dr. Sobirin Pangeran M. Amin sebagai upaya menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan-Foto : RSUD dr. Sobirin Sobirin Pangeran M. Amin-
MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS. ID - RSUD dr. Sobirin Pangeran M. Amin terus berupaya menjaga ketersediaan stok darah untuk memenuhi kebutuhan pasien. Hal ini dilakukan mengingat permintaan darah yang tinggi, sementara jumlah pendonor tidak selalu mencukupi.
Kabid Penunjang Medis dan Non Medis RSUD dr. Sobirin Sobirin Pangeran M. Amin, Hj. Marnawati, SKM., M.Si, didampingi Kabid Perawatan dan Penjaminan Mutu Ns. Zunprizel, S.Kep., MAP, menjelaskan bahwa pihak rumah sakit mengimbau keluarga pasien penerima darah untuk turut menonorkan darahnya sebagai bentuk penggantian stok yang terpakai.
“Untuk menjaga stok ketersediaan darah di rumah sakit, keluarga pasien yang membutuhkan darah diimbau untuk datang dan mendonorkan darahnya. Kalau tidak digantikan, stok bisa kosong,” ujar Hj. Marnawati.
Menurutnya, perbedaan golongan darah tidak menjadi masalah besar karena semua jenis darah dibutuhkan dengan porsi yang relatif sama.
BACA JUGA:Agar Pengelolaan Parkir Jelas, RSUD Terapkan Parkir Elektronik
BACA JUGA:Rp 12 Miliar Bangub untuk Revitalisasi Gedung Rawat Inap RSUD Siti Aisyah Lubuk Linggau
“Golongan darah A, B, O, semuanya sama-sama dibutuhkan. Tidak ada yang lebih banyak atau lebih sedikit, karena kebutuhan pasien itu berbeda-beda,” tambahnya.
Marnawati juga menjelaskan bahwa pengelolaan darah bukan hanya soal donor, tetapi juga mencakup berbagai tahapan pemeriksaan dan perlengkapan medis.
Biaya penggantian kantong darah bagi pasien BPJS telah ditanggung sepenuhnya oleh BPJS dengan nilai Rp360.000 per kantong, sedangkan pasien umum dikenakan tarif Rp 420.000 per kantong, sesuai standar Kementerian Kesehatan.
“Harga itu bukan untuk membeli darah, tapi untuk menutupi biaya bahan medis habis pakai dan pemeriksaan screening, seperti tes HIV, hepatitis, dan golongan darah, dan biaya kantong darahnya,” jelasnya.
BACA JUGA:Adakan Operasi Bibir Sumbing, RSUD Sekayu Layani MCU Lansia
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa RSUD Dr. Sobirin tetap bersyukur karena masih memiliki pendonor tetap, baik dari kalangan pegawai rumah sakit maupun instansi lain di Kabupaten Musi Rawas.
“Alhamdulillah kita punya pendonor-pendonor tetap. Ada dari OPD, karyawan rumah sakit, dan juga keluarga pasien yang ikut membantu,” tutupnya.