Puluhan Pol PP Musi Rawas Siaga Amankan Nataru
Sekretaris SatPol PP dan Damkar Kabupaten Musi Rawas, Tri Wahyudi., S.IP menyampaikan arahan kepada anggotanya di Halaman Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Musi Rawas- Foto : Satpol PP dan Damkar Musi Rawas-
MUSI RAWAS, KORANLINGGAUPOS.ID – Puluhan Personel Satuan Polisi Pamong Praja(Satpol PP) Kabupaten Musi Rawas, diterjunkan dalam pengamanan saat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di wilayah Kabupaten Musi Rawas.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Musi Rawas, Yudi Fachriansyah, AP., M.Si melalui Sekretaris Tri Wahyudi., S.IP menyatakan dalam pengamanan menjelang Nataru 2025/2026 di wilayah Kabupaten Musi Rawas, Pol PP menerjunkan puluhan personil yang ditempatkan di Pos-Pos Pengamanan, diantaranya Pos Pengamanan Bukit Beton Kecamatan STL Ulu Terawas , Pos Pengamanan Depan Gereja di Desa Mataram Kecamatan Tugumulyo, di Pos Pengamanan Simpang Semambang Kecamatan Tuah Negeri dan Posko Pengamanan di Objek Wisata Danau Aur Kecamatan Sumber Harta.
Dijelaskannya, dalam pengamanan Nataru tersebut Pol PP menerjunkan 22 personil anggota Satpol PP yang terbagi di 3 pos pengamanan. Kemudian mereka juga diberlakukan sistem piket, setiap regu tersebut mereka juga didampingi 2 perwira.
“ Kami menerjunkan personil Satpol PP tersebut sesuai dengan permintaan, pada kegiatan pengamanan Nataru 2025/2026," tegasnya Rabu 24 Desember 2025.
BACA JUGA:Momentum Baru Sat Pol PP Kota Lubuk Linggau Dipimpin Fahrizal Raharja
Beda halnya dengan Pos Pengamanan di objek wisata Danau Aur, Sat Pol PP juga menerjunkan sebanyak 12 personil Satpol PP.
"Mereka ini akan bertugas selama 1 hari di tanggal 1 Januari 2026. Sedangkan untuk pos pengamanan Nataru itu sudah dimulai sejak beberapa hari yang lalu dan berakhir pada 3 Januari 2026," jelasnya.
Kegiatan ini juga menjadi contoh nyata sinergi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Musi Rawas, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah. Kolaborasi yang solid ini diharapkan dapat menjadi model pengamanan terpadu yang dapat diterapkan, khususnya saat momen rawan keramaian. Sinergi antara tiga pilar dan masyarakat menjadi pondasi penting dalam menciptakan stabilitas dan rasa aman bagi warga.
Ia menegaskan bahwa pengamanan Nataru akan terus dilakukan hingga perayaan selesai. Personel akan tetap siaga, melakukan patroli, dan memantau situasi secara berkelanjutan. Dengan koordinasi yang baik, kesiapsiagaan aparat dan partisipasi masyarakat diharapkan mampu menciptakan suasana damai, aman, dan harmonis di seluruh wilayah Kabupaten Musi Rawas.