TK ABA 1 Lubuk Linggau Libatkan Peran Keluarga untuk Jaga Semangat Belajar Anak

TK ABA 1 Lubuk Linggau melibatkan peran keluarga dalam menjaga kesinambungan pembelajaran sekaligus memperkuat ikatan emosional dengan anak-Foto: Dok. TK ABA 1 Lubuk Linggau-

KORANLINGGAUPOS.ID - Libur panjang akhir tahun, TK ABA 1 Lubuk Linggau memberikan imbauan khusus kepada orang tua agar tetap mendampingi anak-anak selama masa liburan. Kepala TK ABA 1 Lubuk Linggau, Nuraini, menekankan pentingnya peran keluarga dalam menjaga kesinambungan pembelajaran sekaligus memperkuat ikatan emosional dengan anak.  

LAPORAN YULMI PRANSISKA, LUBUK LINGGAU

Sebagai salah satu lembaga pendidikan anak usia dini di Lubuk Linggau, TK ABA 1 berkomitmen untuk membangun budaya belajar yang inklusif, kreatif, dan ramah anak. 

Nuraini menyampaikan bahwa liburan sering kali menjadi waktu di mana anak-anak lebih banyak bermain dan bersantai. Namun, ia mengingatkan agar orang tua tidak melepas sepenuhnya rutinitas belajar yang sudah dibangun di sekolah.  

“Selama libur nanti orang tua diharapkan tetap mengawasi anak-anak, apalagi di masa liburan biasanya mereka lebih banyak bermain. Selain itu, orang tua juga diimbau untuk tetap memberikan pembelajaran di rumah atau mengingatkan kembali apa yang sudah diajarkan guru di sekolah,” jelasnya.  

 

Selain menjaga rutinitas belajar, Nuraini menekankan bahwa libur panjang juga merupakan kesempatan emas bagi keluarga untuk mempererat hubungan emosional. 

Ia mengingatkan agar orang tua memanfaatkan momen ini dengan kegiatan positif yang menyenangkan sekaligus mendidik.  

“Orang tua bisa mengajak mereka berdiskusi ringan, bercerita, atau sekadar mendengarkan pengalaman mereka. Hal-hal sederhana ini sangat berarti bagi tumbuh kembang anak,” tambahnya.  

Kegiatan seperti bermain bersama, membaca buku cerita, atau melakukan aktivitas kreatif di rumah diyakini mampu memperkuat ikatan keluarga sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri anak.  

 

TK ABA 1 Lubuk Linggau berharap, dengan adanya dukungan orang tua selama liburan, anak-anak akan kembali ke sekolah dengan semangat baru dan tetap membawa nilai-nilai yang sudah mereka pelajari.  

“Ketika masuk kembali pada 5 Januari 2026, kami ingin anak-anak tetap menerapkan ilmu yang sudah mereka dapatkan. Dengan begitu, proses belajar tidak terputus meski ada libur panjang,” tutur Nuraini.  

Harapan besar ditujukan agar setiap anak dapat berkembang sesuai potensi masing-masing, dengan dukungan penuh dari keluarga dan lingkungan sekitar.  

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan